Prokrastinasi Kerja ditinjau dari Kepuasan Kerja dan Iklim Organisasi

Devy Sofyanty

Abstract


Prokrastinasi kerja adalah perilaku dimana pegawai menunda pekerjaan mereka dengan sengaja, baik untuk memulai pekerjaan, mengerjakan atau menyelesaikan pekerjaan yang telah menjadi tanggung jawabnya. Mengkaji perilaku prokrastinasi kerja pada suatu perusahaan atau instansi menjadi penting untuk meminimaliasi atau bahkan meniadakan factor-faktor pencetus prokrastinasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh kepuasan kerja dan iklim organisasi secara parsial maupun simultan terhadap prokrastinasi kerja.  Penelitian ini dilakukan di Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian, maka didapatkan temuan sebagai berikut: (1) secara bersama-sama atau simultan kepuasan kerja dan iklim organisasi berpengaruh terhadap prokrastinasi kerja, (2) secara parsial kepuasan kerja berpengaruh negative dan signifikan terhadap prokrastinasi kerja, (3) secara parsial iklim organisasi berpengaruh negative dan signifikan terhadap prokrastinasi kerja

Full Text:

PDF

References


Abas, E. (2017). Magnet Kepemimpinan Kepala Madrasah Terhadap Kinerja Guru . Jakarta: PT Elex Media Komputindo .

Fattah, H. (2017). Kepuasan Kerja dan Kinerja Pegawai . Yogyakarta: Elmatera.

Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghufron, R. R. (2011). Teori - Teori Psikologi. Yogyakarta: Ar Ruzz Media.

Hidayah, A. A. (2014). Landasan Sosial Budaya dan Psikologis Pendidikan. Malang: Gunung Samudera.

Imaduddin, A. (2018). Memahami Arti Perubahan . Tasikmalaya : Edu Publisher .

Kusumaputri, E. S. (2018). Komitmen Pada Perubahan Organisasi dalam Perspektif Islam dan Psikologi. Yogyakarta: Deepublish.

Muhammad, A. (2014). Komunikasi Organisasi. Jakarta : Bumi Aksara.

Noermijati. (2013). Kajian Tentang Aktualisasi Teori Hezberg, Kepuasan Kerja dan Kinerja Spiritual Manajer Operasional. Malang : UB Press.

Priyatno, D. (2009). 5 Jam Belajar Olah Data dengan SPSS 17. Jakarta: Andi.

Setiawan, B. 2. (2015). Teknik Praktis Analisis Data Penelitian Sosial dan Bisnis dengan SPSS. . Yogyakarta: Andi.

Siregar, S. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi Perbandingan Perhitungan Manual dan SPSS. . Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sujarweni, V. (2014). SPSS untuk Penelitian . Yogyakarta: Pustaka Baru Pers.

Ulum, C. (2016). Perilaku Organisasi : Menuju Orientasi Pemberdayaan. Malang : UB Press.

Umiarso. (2018). Kepemimpinan transformasional Profetik Kajian Paradigmatik Onto Integralistik di Lembaga Pendidikan Islam . Jakarta: Prenada Media Grup.

Usman, H. (2010). Manajemen: Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan . Jakarta: Bumi Aksara.

Wirawan. (2008). Budaya dan Iklim Organisasi . Jakarta: Salemba 4.

Zamzam, F. (2019). Good Governance Sekretaris DPRD . Yogyakarta : Deepublish .




DOI: https://doi.org/10.31294/widyacipta.v4i1.6919

DOI (PDF): https://doi.org/10.31294/widyacipta.v4i1.6919.g3860

 dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License