Paradoks dalam Antologi Puisi Rupi Kaur “The Sun and Her Flowers”

I Gusti Agung Sri Rwa Jayantini, Ronald Umbas, Ni Nyoman Ayu Dewi Lestari

Sari


Sebagai salah satu genre karya sastra, puisi menjadi representasi universal yang menguatkan komunikasi antarindividu melalui gaya bahasa yang digunakan oleh sang penyair. Penggambaran suasana bertentangan yang dapat dicapai melalui paradoks membuat puisi mampu memacu daya analitis pembaca karena mereka harus mengulik makna dibalik pernyataan yang kontradiktif. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi paradoks dan cara pengungkapannya dalam kumpulan puisi ”The Sun and Her Flowers” karya penyair yang terkenal di media sosial Instagram, Rupi Kaur. Analisis didasarkan pada fitur khas paradoks dari Morner dan Rausch (1991). Penelitian kualitatif berupa analisis konten (content analysis) ini dilakukan dengan pendekatan stilistika melalui langkah interpretasi puisi (Griffith, 2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradoks yang ditemukan bersifat retorik dengan dua cara interpretasi untuk memahami hubungan kontradiktif yang terjadi yaitu (1) paradoks yang diungkapkan melalui diksi dan (2) paradoks yang disampaikan melalui deskripsi paradoksal. Tujuan penggambaran suasana melalui gaya bahasa paradoks lebih dari sekadar membangun interpretasi. Paradoks dalam puisi memancing pemikiran kritis pembaca yang menginterpretasi makna di balik proposisi bertentangan.

Kata kunci: paradoks, diksi, deskripsi paradoksal


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


REFERENSI

Astuti, W. (2016). Paradox Style in Edwin Arlington Robinson’s Selected Poems. UIN Alauddin Makassar. Retrieved from http://repositori.uin-alauddin.ac.id/878/1/WIDYA ASTUTI.pdf

Buckley, E. (2019). Poetry is a Speaking Picture: Framing a Poetics of Virtue in Late Elizabethan England. In Reading Poetry, Writing Genre. English Poetry and Literary Criticism in Dialoge with Classical Scholarship. London: Bloomsbury Publishing.

Fatimah, D. S., Sadiah, S. H., & Primandhika, R. B. (2019). Analisis Makna pada Puisi “kamus kecil” Karya Joko Pinorbo Menggunakan Pendekatan Semiotika. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(5), 701–706.

Griffith, K. (2010). Writing Essays About Literature (8th ed.). Boston: Wadsworth Cengange Learning.

Jayantini, Sri Rwa, Dian Lestari, Ni Luh Putu, Megantara, I. G. (2017). The Creation of Imagery Trough Poetic Diction in Poetry Translation: Literal or Idiomatic? In The 6th English Language Teaching, Literature and Translation International Conference. Semarang: Universitas Negeri Semarang. Retrieved from http://proceedings.id/index.php/eltlt/article/view/654/0

Jayantini, S. R., & Umbas, R. (2018). Diksi Majas Oksimoron dan Terjemahannya dalam Antologi Puisi. Litera, (c), 367–383.

Jensen, G. H. (2011). A poetics of Paradox: Reality and Imagination in the Meta-Poetry of Louis Dudek. University of Saskatchewan.

Keraf, G. (2006). Diksi dan Gaya Bahasa (16th ed.). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Meinawati, E.-, & Lisnawati, L.-. (2020). Imagery in Dover Beach Poem: Psychoanalytic Perspective. Wanastra: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 12(1), 65–72. https://doi.org/10.31294/w.v12i1.7296

Morner, K., & Rausch, R. (1991). NTC’s Dictionary of Literary Terms. Illinois: NTC Publishing Group.

Perrine, L. (1974). Literature, Structure, Sound and Sense. New York: Harcourt Brace and Company.

Ratna, N. K. (2009). Stilistika Kajian Puitika Bahasa, Sastra dan Budaya. Yogyakarya: Pustaka Pelajar.

Sayuti, S. A. (2012). Strukturalisme Dinamik dalam Pengkajian

Sastra. In Jabrohim (Ed.), Teori Penelitian Sastra (5th ed., pp. 221–226). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sayuti, S. A. (2002). Berkenalan Dengan Puisi. Yogyakarta: Gama Media.

Wilianti, R., Arifin, S., Sastra, J., Fakultas, I., Budaya, I., & Mulawarman, U. (2018). Analisis Diksi Puisi Wajah Negeri Kita Karya M . Anwar. H, 2(3), 286–292.

Yusuf, S. (1995). Leksikon Sastra. Bandung: Mandar Maju.




DOI: https://doi.org/10.31294/w.v12i2.8591

 dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License