Submissions

Online Submissions

Already have a Username/Password for Swabumi?
Go to Login

Need a Username/Password?
Go to Registration

Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.

 

Author Guidelines

PETUNJUK PENULIS

 

 

Format

  1. Sistematika penulisan sekurang-kurangnya mencakup Judul, Abstrak, Pendahuluan, Tinjauan Pustaka dan Pengembangan Hipotesis (untuk penelitian kualitatif hanya telaah literatur), Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, dan Referensi. Terima Kasih/Penghargaan (apabila ada) diletakkan setelah Simpulan dan sebelum Daftar Pustaka.
  2. Artikel diketik dengan huruf ukuran 10 point dengan jarak baris satu pada kertas A4, kecuali untuk kutipan langsung yang diketik dengan jarak baris satu dan dengan indented style.
  3. Batas atas, bawah, sisi kiri dan kanan sekurang-kurangnya 3 cm.
  4. Artikel ditulis seefisien mungkin sesuai dengan kebutuhan, dengan panjang artikel berkisar 10-12 halaman.
  5. Semua halaman, termasuk referensi dan lampiran harus diberi nomor urut halaman.

 

 

Sistematika Penulisan Artikel.

 

  1. Judul, Harus menunjukan hasil dan bukan merupakan sebuah proses harus sesuai dengan masalah yang hendak dipecahkan.
  2. Abstrak, terdiri dari 150-250 kata dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Abstrak memberikan ringkasan atas tujuan artikel, metode, dan simpulan artikel. Abstrak diikuti dengan kata kunci (keywords) terdiri dari 3-5 kata kunci untuk memudahkan penyusunan indeks artikel.
  3. Pendahuluan harus mendeskripsikan latar belakang umum yang jelas, kajian terdahulu yang relevan (State Of the Art) , analisis gap, pernyataan kebaruan atau hipotesis, cara pendekatan peneyelesaian masalah, memiliki tujuan kajian artikel tersebut, artikel harus mempunyai sumber rujukan  yang memadai.
  4. Metode Penelitian, Menjelaskan tahapan penelitian, menjelaskan metode penelitian, dapat menjelaskan Alat/bahan/framework/platform/model/persamaan yang digunakan telah dijelaskan dengan baik, Percobaan dapat diulang dengan hasil yang sama.
  5. Hasil dan Pembahasan, Berisi temuan ilmiah (scientific finding), Menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi, Memuat penjelasan kesesuaian atau pertentangan dengan hasil penelitian orang lain yang ditandai dengan sitasi, Menjelaskan implikasi penelitian baik teoritis maupun penerapan.
  6. Simpulan, Berisi ringkasan yang menjawab hipotesis dan/atau, Berisi ringkasan yang menjawab tujuan penelitian, Memuat potensi pengembangan hasil penelitian (future Research).
  7. Daftar Pustaka, memuat sumber-sumber yang diacu di dalam penulisan artikel ditulis dengan format APA.

 

 

Tabel dan Gambar (Grafik)

  1. Tabel dan gambar disajikan seefisien mungkin (hanya yang menyajikan hasil) dan dimasukkan ke dalam naskah. Tabel dan gambar yang disajikan dalam lampiran adalah yang menunjukkan proses pengolahan data.
  2. Tabel dan gambar diberi nomor urut dan judul lengkap yang menunjukkan isi dari tabel atau gambar.
  3. Referensi terhadap tabel atau gambar harus diberikan pada naskah.
  4. Penulis menyebutkan pada bagian di dalam naskah, tempat pencantuman tabel atau gambar.
  5. Tabel atau gambar sebaiknya dapat diinterpretasikan tanpa harus mengacu ke naskah.
  6. Sumber Tabel dan Gambar harus disertakan.
  7. Gambar harus disiapkan dalam bentuk yang dapat dicetak.

Kutipan

Kutipan dalam teks ditulis diantara kurung buka dan kurung tutup yang menyebutkan nama akhir penulis, tahun tanpa koma, dan nomor halaman jika dipandang perlu.

  1. Satu sumber kutipan dengan satu penulis: (Syafruddin 2001); dengan dua penulis: (Habbe dan Hartono 2000); lebih dari tiga penulis: (Budiono et al. 1999); lebih dari satu sumber kutipan dengan penulis yang berbeda: (Mardiyah 2001; Kusumawati 1999); lebih dari satu sumber kutipan dengan penulis yang sama: (Djakman 1998, 2000).
  2. Jika kutipan disertai nomor halaman: (Brownell 1981, 845).
  3. Jika pada referensi terdapat penulis dengan lebih dari satu artikel pada tahun yang sama, maka pada kutipan gunakan huruf a, b, … setelah tahun. Contoh: (Joni 1999a, 1999b) atau (Joni 1999a, Daud 2000b).
  4. Jika nama penulis disebutkan pada teks, maka nama tidak perlu disebutkan pada kutipan. Contoh: “Alamsyah (1998) menyatakan ...”
  5. Sumber kutipan yang berasal dari pekerjaan suatu institusi sebaiknya menyebutkan akronim institusi yang bersangkutan misalnya, (IAI 1994).

 

 

Referensi

Setiap artikel harus memuat daftar pustaka (hanya yang menjadi sumber kutipan) yang disusun alfabetis sesuai dengan nama belakang penulis atau nama institusi. Contoh:

Buku

Satu Penulis

Bringham, E. F. 1992. Fundamental of Financial Management 6th. Fort Wort: The Dryden Press.

Dua sampai 4 Penulis

Cooper, D. R. and P. S. Schindler. 2001. Business Research Method. New York: Mc Graw Hill.

Guan, L., D. R. Hansen, and M. M. Mowen. 2009. Cost Management. Mason: South Western.

Lebih dari 4 Penulis

Booth, W. C. et al. 1995. The Craft of Research. Chicago: University of Chicago Press.

Penulis Institusi

Ikatan Akuntan Indonesia. 2004. Standar Profesional Akuntan Publik. Jakarta: Divisi Penerbitan IAI.

 

Jurnal

Gumanti, T. A. 2001. Earnings Management dalam Penawaran Saham Perdana di Bursa Efek Jakarta. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia(2), 165-183.

Geiger, M. A. and S. M. Ogilby. 2000. The First Course in Accounting: Students Perceptions and their Effect on the Decision to Major in Accounting. Journal of Accounting Education, 18, 63-78.

 

Website

Australian Bureau of Statistics. 2000. 1996 Census of Population and Housing: Northern (Statistical Division) Queensland. Diunduh tanggal 19 Agustus 2001, http://www.abs.gov.au.

Bond, T. 2004. ED1401: Childhood and Adolescence, week 12 notes. Diunduh tanggal 25 Februari 2005, http://learnjcu2004.jcu.edu.au.

Workshop/Seminar

Abbott, K. and  J. Seymour. 1997. Trapping The Papaya Fruit Fly in North Queensland. Paper presented at the Australian Entomological Society Conference, Melbourne.

Fitriany dan D. Sari. 2008. Studi atas Pelaksanaan PBL dan Hubungannya dengan Prestasi Mahasiswa. Paper dipresentasikan pada acara Simposium Nasional Akuntansi XI, Pontianak.

 

Tesis/Disertasi/Working Paper

Utama, S. 1996. The Association between Institutional Ownership and Trading Volume Reaction to Annual Earnings Announcements. Ph.D Dissertation, Texas A&M University.

Chambers, D. J. 2003. Earnings Persistence and Accrual Anomaly. Working Paper, University of Illinois at Urbana-Champaign.

Chan, K., L. Chan, N. Jegadeesh, and J. Lakonishok. 2004. Earnings Quality and Stock Returns. Working Paper, University of Illinois at Urbana-Champaign.

 

 

Catatan Kaki

Catatan kaki dipergunakan hanya untuk memberikan penjelasan/analisis tambahan, yang apabila digabung ke naskah akan mengganggu kontinuitas naskah. Dengan demikian catatan kaki tidak dipergunakan untuk referensi. Catatan kaki harus diberi nomor urut dicetak superscript. Teks dari catatan kaki ditempatkan langsung pada halaman yang terdapat  nomor superscript.

 

 

Kebijakan tentang Plagiarisme

Setiap penulis yang menyerahkan artikel ke Jurnal SWABUMI harus membuat surat pernyataan bahwa naskahnya bebas dari plagiarisme dan tidak sedang dipertimbangkan dan dimuat dalam jurnal lain.

 

 

Kebijakan Reproduksi

Artikel yang telah dipublikasi di SWABUMI  menjadi hak cipta UBSI Kampus Kota Sukabumi. Untuk tujuan edukatif, isi dari SWABUMI dapat dikopi atau direproduksi selama menyebutkan sumber dari artikel tersebut. Permintaan tertulis harus diajukan kepada Editor untuk memperoleh ijin mereproduksi isi dari Jurnal SWABUMI untuk tujuan lainnya selain tujuan edukatif.

 

 

Kebijakan atas Ketersediaan Data

Konsisten dengan tujuan dari Jurnal SWABUMI, penulis artikel diharapkan dapat memberikan data yang dimilikinya kepada yang memerlukannya dan memberikan informasi cara memperoleh data tersebut. Jika artikel menggunakan pendekatan survei atau eksperimen, maka seluruh instrumen (kuesioner, kasus, rencana wawancara, dan lainnya) harus dilampirkan.

 

 

 

 

Pengiriman Artikel

Artikel dikirim dalam bentuk softcopy (tanpa identitas penulis) dan dilengkapi dengan CV singkat penulis serta instrumen penelitian (kuesioner, hasil wawancara, dan lain-lain). Artikel dikirim melalui website Indonesian Journal on Software Engineering:

https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ijse dengan memilih menu Penyerahan Naskah dan akan diproses menggunakan aplikasi Open Journal System (OJS).

Donwload Panduan Sebagai Penulis (PDF)

 

 

Proses Review Artikel

Penulis dapat melihat proses review artikel mulai dari penyerahan hingga siap untuk diterbitkanBerikut petunjuk untuk melihat proses review penulis.

Donwload Panduan Proses Review Artikel (PDF)

 

 

 

 

 

 

Submission Preparation Checklist

As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines.

  1. Artikel belum pernah dipublikasikan sebelumnya
  2. Dokument yang dikirim berformat .doc
  3. Dokument yang anda submit sudah sesuai dengan template
  4. Text isi memiliki dengan font arial 10pt
  5. The text adheres to the stylistic and bibliographic requirements outlined in the Author Guidelines, which is found in About the Journal.
  6. If submitting to a peer-reviewed section of the journal, the instructions in Ensuring a Blind Review have been followed.
 

Copyright Notice

Etika Publikasi

SWABUMI merupakan jurnal blind-review yang diterbitkan secara periodik 2 (dua) kali dalam satu tahun (Maret dan September). SWABUMI mempublikasikan artikel penelitian/tulisan-tulisan dalam bidang Ilmu Komputer, Manajemen dan sosial yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, pemikiran, profesi dan praktik manajemen di Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya.

Publikasi artikel dalam jurnal blind-review adalah merupakan bagian penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Publikasi merupakan suatu pencerminan langsung atas kualitas hasil karya penulis dan institusi yang menaunginya. Artikel dari hasil blind-review mendukung dan mewujudkan pendekatan ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan suatu standar perilaku etika bagi semua pihak yang terlibat dalam publikasi: editor jurnal, reviewer, dan penulis.

Panduan ini diterjemahkan dan diadopsi berdasarkan kebijakan etika publikasi dari Elsevier.

 

STANDAR ETIKA BAGI EDITOR

1.      Keputusan Publikasi

SWABUMI bertanggung jawab memutuskan artikel yang akan dipublikasikan dari artikel yang diterima. Keputusan ini didasarkan pada validasi atas artikel serta kontribusi artikel tersebut bagi peneliti dan pembaca. Dalam menjalankan tugasnya, Editor dipandu oleh kebijakan dari dewan editor dan tunduk pada ketentuan hukum yang perlu ditegakkan seperti pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, dan plagiarisme. Editor dapat berdiskusi dengan editor atau reviewer lainnya dalam pengambilan keputusan tersebut.

2.      Penilaian yang Obyektif

Editor melakukan evaluasi atas suatu naskah berdasarkan konten intelektualitasnya tanpa adanya diskriminasi dalam agama, etnis, suku, jenis kelamin, bangsa, dan lain-lain.

3.      Kerahasiaan

Editor dan staf editorial tidak boleh mengungkapkan segala informasi tentang naskah yang telah diterima kepada siapapun, selain penulis, reviewer, calon reviewer, dan dewan editor.

4.      Konflik Kepentingan

Materi artikel yang dikirim ke SWABUMI dan belum dipublikasikan tidak boleh digunakan untuk riset pribadi editor tanpa mencantumkan izin tertulis dari penulis. Informasi atau ide yang diperoleh melalui blind review harus dijaga kerahasiaanya  dan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Editor harus menolak untuk meninjau naskah jika editor memiliki benturan kepentingan, yang disebabkan karena adanya hubungan kompetitif, kolaboratif, atau hubungan lainnya dengan penulis, perusahaan, atau institusi yang berhubungan dengan naskah tersebut.

5.      Kerjasama dalam Investigasi

Editor harus mengambil langkah responsif apabila terdapat keluhan terkait etika pada naskah yang telah diterima ataupun pada artikel yang telah dipublikasikan. Editor dapat menghubungi penulis naskah serta memberikan pertimbangan atas keluhan tersebut. Editor dapat juga melakukan komunikasi lebih lanjut kepada institusi atau lembaga riset terkait. Ketika keluhan telah teratasi, hal-hal seperti publikasi atas koreksi, penarikan, pernyataan keprihatinan, ataupun catatan lainnya, perlu dipertimbangkan untuk dilakukan.

 

STANDAR ETIKA BAGI REVIEWER

1.      Kontribusi terhadap Keputusan Editor

Blind peer review oleh reviewer membantu editor dalam mengambil keputusan serta dapat membantu penulis dalam memperbaiki tulisannya melalui komunikasi editorial antara reviewer dengan penulis. Peer review merupakan suatu komponen penting dalam komunikasi keilmuan formal (formal scholarly communication) dan pendekatan ilmiah.

2.      Ketepatan Waktu

Apabila reviewer yang ditugaskan merasa tidak memiliki kualifikasi untuk melakukan review atas suatu naskah atau mengetahui bahwa tidak mungkin untuk melakukan review dengan tepat waktu, reviewer yang ditugaskan harus segera memberitahukannya pada editor.

3.      Kerahasiaan

Setiap naskah yang telah diterima untuk direview harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Naskah tesebut tidak boleh diperlihatkan kepada atau didiskusikan dengan orang lain kecuali jika telah diotorisasi oleh editor.

4.      Obyektif

Review harus dilakukan secara objektif. Kritik yang bersifat pribadi atas penulis adalah tidak tepat. Reviewer harus menyampaikan pandangannya secara jelas disertai dengan argumen yang mendukung.

5.      Kelengkapan dan Keaslian Referensi

Reviewer harus mengidentifikasi karya publikasi yang belum dikutip oleh penulis. Suatu pernyataan tentang observasi atau argumen yang telah dipublikasikan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Reviewer harus memberitahukan kepada editor atas kesamaan yang substansial atau overlap antara naskah yang sedang di-review dengan tulisan lainnya yang telah dipublikasikan, sesuai dengan pengetahuan reviewer.

6.      Konflik Kepentingan

Materi artikel yang belum  dipublikasikan tidak boleh digunakan dalam riset pribadi reviewer tanpa mencantumkan izin tertulis dari penulis. Informasi atau ide yang diperoleh melalui peer review harus dijaga kerahasiaanya dan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Reviewer  harus menolak mereview  naskah jika reviewer  memiliki benturan kepentingan, yang disebabkan karena adanya hubungan kompetitif, kolaboratif, atau hubungan lainnya dengan penulis, perusahaan, atau institusi yang berhubungan dengan karya tersebut.

 

STANDAR ETIKA BAGI PENULIS

1.      Standar Penulisan

Penulis harus menyajikan  makalah/artikel yang akurat atas penelitian yang dilakukan serta menyajikan diskusi yang obyektif atas signifikansi penelitian tersebut. Data penelitian harus disajikan secara akurat dalam artikel. Suatu artikel harus cukup terinci dengan referensi yang memadai untuk memungkinkan orang lain melakukan replikasi atas karya tersebut. Penipuan atau penyajian makalah yang tidak akurat merupakan perilaku tidak etis dan tidak dapat diterima.

2.      Akses Data Penelitian

Penulis dapat diminta untuk menyediakan data mentah atas tulisan yang akan direview dan harus dapat menyediakan akses publik atas data tersebut jika memungkinkan, serta harus dapat menyimpan data tersebut dalam jangka waktu yang wajar setelah publikasi.

3.      Orisinalitas dan Plagiarisme

Plagiarisme dalam semua bentuk merupakan perilaku tidak etis dalam publikasi karya ilmiah dan tidak dapat diterima. Penulis harus memastikan bahwa seluruh hasil kerja yang disajikan merupakan karya orisinil, dan jika penulis telah menggunakan pekerjaan dan/atau perkataan dari orang lain, maka penulis harus menyajikan kutipan secara tepat. Terdapat berbagai macam bentuk plagiarisme, seperti mengakui tulisan orang lain menjadi tulisan milik sendiri, menyalin atau menulis kembali bagian substansial dari karya orang lain tanpa menyebut sumbernya, serta mengklaim hasil penelitian yang dilakukan oleh orang lain. Self-Plagiarism atau oto plagiarisme adalah salah satu bentuk plagiarisme. Oto plagiarisme adalah mengutip hasil atau kalimat dari karya sendiri yang sudah dipublikasikan tanpa menyebutkan sumbernya.

4.      Ketentuan Pengiriman Tulisan

Penulis tidak boleh memublikasikan naskah yang sama pada lebih dari satu jurnal. Mengajukan naskah yang sama pada lebih dari satu jurnal merupakan perilaku tidak etis dalam publikasi karya ilmiah dan tidak dapat diterima.

5.      Pencantuman Sumber Referensi

Pengakuan dengan benar atas hasil karya orang lain harus selalu dilakukan. Penulis harus menyebutkan publikasi yang berpengaruh dalam penyusunan karyanya. Informasi yang diperoleh secara pribadi, seperti dalam percakapan, korespondensi, atau diskusi dengan pihak ketiga, tidak boleh digunakan atau dilaporkan tanpa izin tertulis dari sumber informasi tersebut.

6.      Authorship Tulisan

Penulis adalah orang yang telah memberikan kontribusi sigifikan terhadap konsepsi, desain, eksekusi, atau interpretasi atas tulisan di artikel. Semua pihak yang telah memberikan kontribusi signifikan dicantumkan sebagai co-author. Penulis korespondensi harus memastikan bahwa semua co-author telah dicantumkan dalam naskah, dan semua co-author telah membaca dan menyetujui versi akhir atas karya tersebut serta telah menyetujui pengajuan naskah untuk publikasi.

7.      Kesalahan dalam Tulisan yang Dipublikasikan

Ketika penulis menemukan kesalahan yang signifikan atau ketidaktepatan dalam karyanya yang telah dipublikasikan, penulis bertanggung jawab untuk segera memberitahukan hal tersebut kepada editor jurnal, serta berkerjasama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki tulisan tersebut. Jika editor memperoleh informasi dari pihak ketiga bahwa suatu karya publikasi mengandung kesalahaan yang signifikan, penulis bertangggung jawab untuk segera menarik kembali atau melakukan koreksi atas tulisan tersebut atau memberikan bukti kepada editor terkait ketepatan tulisan aslinya.

 

 

Privacy Statement