Beban Kerja Dan Kepemimpinan Tranformasional Implikasinya Pada Kepuasan Kerja Karyawan

R. Dewi Sulastriningsih, Yunika Komalasari, Rina Dwi Handayani

Sari


Penelitian ini menganalisis tentang bagaimana pengaruh beban kerja dan kepemimpinan tranformasional terhadap kepuasan kerja karyawan, dengan melakukan studi kasus di PT. Asia Penta Garment. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan kuantitatif. Hasil yang didapat dari penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan antara beban kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap Kepuasan kerja. Variabel kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh lebih kuat dan cenderung positif terhadap Kepuasan kerja daripada variabel beban kerja. Hal ini membuktikan bahwa, karyawan di PT. Penta Asia Garment merasa  puas dalam bekerja karena ditunjang dengan kepemimpinan seorang pemimpin yang mampu menyampaikan visi dan misi perusahaan, dapat menjadi panutan dalam bekerja, dapat dipercaya, pimpinan mampu menyelesaikan persoalan, mampu bekerja dengan cepat, mampu memotivasi karyawannya, dapat menjadi contoh, kreatif, mampu mengambil keputusan, mampu menyelesaikan masalah, mau mendengarkan keluhan bawahannya, memperlakukan bawahannya dengan baik, memberikan pelatihan dan mampu memberikan saran. Sedangkan untuk hasil  pengujian pengaruh beban kerja terhadap kepuasaan kerja membuktikan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara beban kerja terhadap Kepuasan kerja. Hal ini brarti bahwa jumlah beban kerja yang diberikan kepada karyawan tidak mempengaruhi kepuasaan kerja karyawannya.


Kata Kunci


Beban Kerja, Kepemimpinan Transformasional, Kepuasan kerja

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ambar, T. S. (2006). Manajemen Sumber Daya Manusia . Yogyakarta: Graha Ilmu.

Fuad, M. (2000). Pengantar Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Handoko, T. H. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta : BPFE.

Herujito, Y. M. (2006). Dasar-dasar Manajemen. Jakarta: Grasindo.

Jay dan Render Barry Heizer. (2004). Manajemen Operasi. Jakarta : Salemba Empat.

Kartono, K. (2008). Pemimpin dan kepemimpinan: apakah pemimpin abnormal itu? . Bandung: RajaGrafindo Persada.

Luthans, F. (2006). Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Andi.

Marihot, H. E. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Grasindo.

Munandar, S. (2008). Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: UI Press.

Nazir, M. (2005). Metode Penelitian. jakarta: Ghalia Indonesia.

Robbins, S. (2002). Prinsip-Prinsip Perilaku Organisasi. Erlangga: Jakarta.

Robbins, S. P. (2007). Prilaku Organisasi 1. . Jakarta: Salemba Empat .

S.P.Hasibuan, M. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Stone, G. R. (2004). K. Transformational Versus Servant Leadership: A Difference in Leader Focus. The Leadership & Organization evelopment . Journal, Vol. 25 No. 4, 2004.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sumarsono, S. (2003). Ekonomi Manajerial Sumber Daya Manusia dan Ketenagakerjaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Widodo, S. E. (2015). Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia. Pustaka Pelajar.

Zainal, V. R. (2014). kepemimpinan dan prilaku organisasi. Depok: Rajawali Press.




DOI: https://doi.org/10.31311/jeco.v2i2.2945

##submission.license.cc.by4.footer##

ISSN: 2549-8932

 dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License