Analisis Kepuasan Pengunjung Museum Sebagai Dampak Dari Implementasi Strategi Physical Evidence

Rian Andriani, Nanda Nurdiana

Sari


ABSTRAK

Museum Geologi merupakan objek daya tarik wisata edukasi yang berada di Kota Bandung Jawa Barat, secara keseluruhan museum ini memamerkan fosil-fosil yang terdiri dari hewan, tumbuhan, batuan dan manusia. Museum Geologi merupakan salah satu museum yang mengkomunikasikan peninggalan atau fosil-fosilnya dengan menggunakan alat bantu modern seperti TV LED, infokus dan alat elektronik lainnya, dengan demikian seandainya fasilitas fisik mengalami kerusakan tentunya akan membuat operasional kurang maksimal. Pada museum geologi terdapat beberapa koleksi fosil yang sangat digemari oleh para pengunjung diantaranya yaitu fosil Tyranosaurus Rex. Fosil ini menjadi salah satu daya tarik yang banyak dilihat dan diabadikan dengan di foto. Fosil tersebut juga memiliki ukuran yang besar sehingga membuat pengunjung terkagum akan ukurannya. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dan verifikatif, teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang. Pelayanan fisik  serta produk adalah faktor penting bagi suatu museum dalam meningkatkan kepuasan, sehingga peneliti fokus dalam menganalisis kepuasan pengunjung museum sebagai dampak dari implementasi strategi physical evidence.

Kata Kunci : Physical Evidence, Atribut Produk dan Kepuasan Pengunjung

 

ABSTRACT

Geology of Museum is one of education tourist attraction at Bandung city, West Java, all the museum to exibt the fosil of animal, plants, rocks and humans. Museum Geologi is one of museum that communicates inheritance or fossils with using modern aids like TV LED, in focus, and other electronic tool. Thus if physical facility gets destruction, it will obviously make operational is less maximum. In Museum Geologi, there are some fossil collections that are most favored by visitors, such as fossil of Tyranosaurus Rex. This fossil becomes one of attractiveness which is many seen and captured on photograph. These fossils have also the huge size so it makes visitors amazed of its size. The researcher use quantitative descriptive and verivicative method. This research use multiple regression analysis with 100 respondents. Physical service and also product are the important factor for a museum in improving the satisfaction, so the researcher focuses on the analyze o the  of visitor’s satisfaction as impact from the implementation strategy tphysical evidence

Keyword : Physical evidence, Product Atribut and customer satisfaction


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ardiani, A. C. (2015). Pelayanan Komunikasi Museum Geologi Dalam Upaya Meningkatkan Kepuasan Wisatawan (Doctoral dissertation, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Unisba)).

Bronto, S., & Hartono, U. (2006). Potensi sumber daya geologi di daerah Cekungan Bandung dan sekitarnya. Indonesian Journal on Geoscience, 1(1), 9-18.

Daryanto, dan Ismanto Setyabudi. (2014). Konsumen dan pelayanan Prima, Gava Media, Yogyakarta, 53-54

Dirgantara, W. (2013). Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Nilai Pelanggan Terhadap Kepuasan Pengunjung Museum Kartini Jepara. Management Analysis Journal, 2(1).

Hurriyati, Ratih. (2010).Bauran Pemasaran dan Loyalitas Konsumen, Alfabeta, Bandung, 49-50

Lathifah, N. H. (2012). Pengaruh atmosfer toko (store atmosphere) terhadap keputusan pembelian: Studi pada Toko Buku Togamas Cabang Malang(Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Lupiyoadi, Rambat. (2013). Manajemen Pemasaran Jasa Berbasis Kompetensi, Salemba Empat, Jakarta, 120

Narbuko, Cholid, dan Abu Achmadi. (2012). Metodologi Penelitian, Bumi Aksara, Jakarta, 107, 111

Noor, Juliansyah. (2014). Analisis Data Penelitian Ekonom & Manajemen, PT Grasindo, Jakarta, 24, 47, 63

Saladin, Djaslim. (2013). Perilaku Konsumen dan Pemasaran Strategik, CV. Agung Ilmu, Bandung, 131

Scranton, R., Connolly, A. J., Nichol, R. C., Stebbins, A., Szapudi, I., Eisenstein, D. J., ... & Gunn, J. E. (2003). Physical evidence for dark energy.arXiv preprint astro-ph/0307335.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Bisnis, Alfabeta, Bandung, 231

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D, Alfabeta, Bandung, 142

Syarifuddin, Didin. 2013. Tourism Destination Service Quality To Tourist Satisfaction. Bandung: Manajemen Pariwisata, STP ARS Internasional. http://www.researchgate.net/profile/Didin_Syarifuddin/publication/287206496_Tourism_Destination_Service_Quality_to_Tourist_Satisfaction/links/56735bad08aee7a42743886b.pdf?inViewer=0&pdfJsDownload=0&origin=publication_detail (25 Februari 2017). 1

Tan, Rio Budi Prasadja. (2010). Kunci Sukses Memasarkan Jasa Pariwisata, Erlangga, Bandung, 123

Tjiptono, Fandy. (2011). Pemasaran Jasa, Bayumedia Publishing , Sleman, 85, 185.

Trief, E. (2007). The use of tangible cues for children with multiple disabilities and visual impairment. Journal of Visual Impairment & Blindness, 101(10), 613.

Zuriah, Nurul. (2009). Metodologi Penelitian Sosial Dan Pendidikan Teori – Aplikasi, PT. Bumi Aksara, Jakarta, 215




DOI: https://doi.org/10.31311/jeco.v1i1.1385

##submission.license.cc.by4.footer##

ISSN: 2549-8932

 dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License