Rerpresentasi Nilai Antikorupsi, Toleransi, dan Partisipasi Program Mata Najwa di Narasi
Abstract
Full Text:
PDFReferences
Alna, H.;Annisa, A.;& Novi, E. (2020). Transformasi Media Youtube Dan Televisi (Analisis Fungsi Dan Konsumsi Media Youtube Dan Televisi Di Kota Padang). Jurnal Ranah Komunikasi, 4(2), 186-194. doi:https://doi.org/10.25077/rk.4.2.186-194.2020
Boer, R. (2019). Relationship Marketing dan Mata Najwa Sebagai Bagian dari Strategi Memasarkan Narasi.tv. Jurnal Ultimacomm, Vol. 11( No. 2), 109-128. doi: https://doi.org/10.31937/ultimacomm.v11i2.1178
Casram. (2016). Membangun Sikap Toleransi Beragama Dalam Masyarakat Plural. Jurnal Wawasan, 1(2), 187-198. doi:https://doi.org/10.15575/jw.v1i2
Ichsan. (November 2013). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Penerima Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu Pada STMIK BUDIDARMA Medan Menerapkan Metode Profile Matching. Kursor, 5(1), 2. Haettu 14. April 2016 osoitteesta http://pelita-informatika.com/berkas/jurnal/1.%20TM%20Syahru.pdf
Kamarulzaman, A. (2015). Kamus Ilmiah Serapan. Yogyakarta: Absolut.
Kompas.com. (09. 04 2021). ICW: Sepanjang 2020 Ada 1.298 Terdakwa Kasus Korupsi, Kerugian Negara Rp 56,7 Triliun. Haettu 29. Juli 2021 osoitteesta www.kompas.com: https://nasional.kompas.com/read/2021/04/09/18483491/icw-sepanjang-2020-ada-1298-terdakwa-kasus-korupsi-kerugian-negara-rp-567
Merry, R. (2020. Februari 2020). NAJWA SHIHAB: INI ALASAN SEBENARNYA MATA NAJWA PINDAH | Nemenin Merry | Merry Riana. Haettu 21. Juni 2021 osoitteesta Youtube Channel Merry Riana: https://www.youtube.com/watch?v=gUMdpRcoITE&t=250s
Ninuk, L. (19. Desember 2012). Pendekatan Semiotik Model Roland Bathes Dalam Karya Sastra Inggris. Seminar Nasional FIB UI, ss. 1-15. Haettu 05. Juli 2021 osoitteesta https://pps.unj.ac.id/publikasi/dosen/ninuk.lustyantie/16.pdf
Payuyasa, I. N. (November 2017). Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk Dalam Program Acara Mata Najwa di Metro TV. SEGARA WIDYA, V, 14-24. doi:https://doi.org/10.31091/sw.v5i0.188
Piliang, Y. A. (2003). Hipersemiotika: Tafsir Cultural Studies Atas Matinya Makna. Yogyakarta: Jalasurta.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan Jurnal Kuantitatif. Teoksessa A. Rukajat, Pendekatan Jurnal Kuantitatif (s. 160). Yogyakarta: DeepPublish.
Slamet, M. (2003). Membentuk Pola Perilaku Manusia Pembangunan. Bogor: IPB Press.
Sobur, A. (2003). Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sodik, F. (2020). Pendidikan Toleransi dan Relevansinya Dengan Dinamika Masyarakat Indonesia. Tsamaratul Fikri, 14(1), 1-14. doi:https://doi.org/10.36667/tf.v14i1.372
Sudarsono, A. B. (2016). Kesesuaian Isi Talk Show Mata Najwa Di Metro Tv Dengan Syarat-Syarat Karya Jurnalistik. Bricolage, 2(1), 36-45. doi:http://dx.doi.org/10.30813/bricolage.v2i01.828
Suharyanto, A. (2014). Partisipasi Politik Masyarakat Tionghoa dalam Pemilihan Kepala Daerah. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA, 2(2), 166-175. doi:https://doi.org/10.31289/jppuma.v2i2.920
Sukandari;Komalasari;& Wihaskoro, d. (2018). Efektivitas Penanaman Nilai Intergritas pada Siswa SD melalui Buku Wayang Pandawa Bervisi Antikorupsi. Jurnal Intergritas, 4(1), 217-244.
Tekkay, A.;Himpong, M.;& Paputungan, R. (2017). Persepsi Masyarakat Tentang Talkshow “Mata Nadjwa” Di Metro Tv (Studi Pada Masyarakat Bahu Kecamatan Malalayang). Acta Diurna, VI(2), 1-17. Haettu 29. Juni 2021 osoitteesta https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/actadiurnakomunikasi/article/view/16567
Telum, M. (2018). Telum Talks To... Catharina Davy, CEO and Co-Founder, Narasi. Haettu 3. Juli 2021 osoitteesta https://www.telummedia.com/: https://www.telummedia.com/public/news/telum-talks-to-catharina-davy-ceo-and-co-founder-narasi/k2lnzwz2lz
Tempo.co. (8. Februari 2022). nasional.tempo.co. Haettu 10. Februari 2022 osoitteesta www.tempo.co: https://nasional.tempo.co/read/1558704/kpk-periksa-ketua-dprd-dki-soal-formula-e
Tinarbo, S. (2009). Semiotika Komunikasi Visual. Yogyakarta: Jalasutra.
Wijaksono, J. (Maret 2020). Narasi Pemberitaan Kronologi Pengaturan Skor dalam Program Mata Najwa "PSSI Bisa Apa Jilid 4: Darurat Sepak Bola". Jurnal Audiens, 1(1), 17-25. doi:https://doi.org/10.18196/ja.1103
DOI: https://doi.org/10.31294/jc.v22i1.12425
ISSN: 2579-3314

