Sosialisi Menjadi Generasi Pemimpin Milenial Pada Masyarakat Cipinang Melayu Kecamatan Makasar Jakarta Timur

Kartika Yuliantari, Kus Daru Widayati

Sari


Kepemimpinan milenial berarti kepemimpinan yang dapat mengikuti dengan gaya yang dimiliki generasi masa kini. Pola kepemimpinan milenial berbeda dengan pola kepemimpinan dulu yang berasal dari generasi sebelumnya.  Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengubah pola mindset peserta agar menjadi generasi pemimpin milenial dan menambah ilmu dan pengetahuan di bidang kepemimpinan. Pengabdian masyaralat ini juga menumbuhkan kesadaran sebagai generasi penerus bangsa yang dapat  mengetahui setiap kelebihan maupun kekurangannya agar menjadi seorang pemimpin milenial yang lebih bijaksana dan dewasa. Sedangkan untuk ibu-ibu PKK menyadari perannya sebagai orang tua dalam mendidik anaknya sedini mungkin, dalam membentuk moral dan pola pikir yang baik untuk menciptakan generasi pemimpin milenial yang mempunyai karakter sesuai dengan Pancasila. Sedangkan kegiatan pengabdian masyarakat ini berguna bagi pihak penyelenggara yaitu dosen Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis beserta lembaga yang menaunginya adalah memenuhi salah satu kewajiban seperti tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat yaitu ikut berperan secara aktif membuka wawasan dan pengetahuan seluruh masyarakat, khususnya generasi muda serta dapat melibatkan perempuan, khususnya seorang ibu yang dapat melahirkan generasi pemimpin milenial. Berdasarkan evaluasi terungkap, bahwa para peserta belum memahami karakteristik generasi milenial. Peserta juga belum memiliki mindset tentang generasi pemimpin milenial dan, begitu juga orang tua belum mengerti bagaimana mendidik anak-anaknya agar menjadi generasi pemimpin milenial di masa yang akan datang. Namun, setelah mengikuti pelatihan, para peserta generasi muda akhirnya dapat memahami karateristik menjadi seorang pemimpin milenial, ibu-ibu PKK mulai menyadari bagaimana mendidik anak-anaknya sedini mungkin, dalam membentuk moral dan pola pikir yang baik agar menjadi seorang pemimpin milenial di masa yang akan datang yang mempunyai karakter sesuai dengan Pancasila dilihat dari tanggapan peserta setelah pelatihan.

Kata Kunci: Generasi, Pemimpin, Milenial


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bosscher, I. C. (2013). My How Things Have Changed ! Strategic Organization Development and the Transformation of Human Resource Management My How Things Have Changed ! In Strategic Organization Development (18th ed., pp. 1–5).

Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia (Revisi). Jakarta: PT Bumi Aksara.

Martoyo, S. (2000). Manajemen Sumberdaya Manusia. Yogyakarta: BPFE.

Peramesti, N. P. D. Y., & Kusmana, D. (2018). Transformasi. JURNAL MANAJEMEN PEMERINTAHAN, 10(1 Maret), 73–84.

R. A., Patterson, M. B., & Chan, Y. E. (2012). The Qualitative Report Fostering Change in Organizational Culture Using a Critical Ethnographic Approach (17th ed., pp. 1–27).

Rivai, B. V., & Amar, B. R. (2013). Pemimpin dan Kepemimpinan dalam Organisasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Rohaeni, H. (2016). Model Gaya Kepemimpina dan Motivasi terhadap Kinerja Pegawai. Ecodomica, IV(1 April), 32–47. Retrieved from https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ecodemica/article/view/294/pdf

Sebastian, A. (2016). No Title.




DOI: https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i1.6895

DOI (PDF): https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i1.6895.g3796

 dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License