PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KOPERASI SIMPAN PINJAM MELALUI KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM

Corie Mei Hellyana

Abstract


Menurut Badan Pusat Statistik, tingkat kemiskinan di Indonesia terbilang relatif masih cukup tinggi yaitu sebanyak 28,59 juta jiwa, baik miskin yang dikarenakan oleh faktor biaya ataupun kesulitan dalam pemenuhan hidup sehari-hari. Koperasi simpan pinjam dibentuk dengan salah satunya tujuannya adalah untuk membantu warga miskin dalam mengurangi kesulitan hidup. Dimana koperasi simpan pinjam ini kegiatannya adalah simpanan, pinjaman dan pendidikan. Namun dalam kenyataannya banyak aturan dalam melakukan pinjaman atau dalam hal pembayaran pinjaman. Ketidakpastian dalam membuat keputusan memberikan pinjaman akan menyebabkan anggota tidak lagi percaya terhadap manajemen koperasi itu sendiri. Untuk mengatasi keterbatasan pengetahuan yang dimiliki oleh pegawai koperasi  dan banyaknya aturan yang telah ditetapkan, maka hendaknya dibuat Knowledge Management System yang diharapkan mampu mengatasi kendala yang dialami oleh pegawai koperasi. Dengan penerapan Knowledge Management system, diharapkan dapat membantu meningkatkan pelayanan terhadap anggota koperasi atau masyarakat.

Kata Kunci : Koperasi Simpan Pinjam, Knowledge Management System


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31294/bi.v1i1.555

DOI (PDF): https://doi.org/10.31294/bi.v1i1.555.g447

ISSN: 2338-9761 (media online), 2338-8145 (media cetak)

Dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License