Penerapan Metode Algoritma C4.5 Dalam Klasifikasi Diagnosa Penyakit Umum Menggunakan WEKA

Rachman Komarudin, Puspa Vicenna Barulah Yudha, Yana Iqbal Maulana, Nurul Afni, Agus Salim, Irmawati Carolina

Abstract


Kurangnya pengetahuan terhadap penyakit seperti DBD,Tifus dan ISPA yang disebabkan oleh virus perlu adanya tindakan atau penanganan secara cepat. Algoritma C4.5 merupakan klasifikasi yang mendapatkan hasil pohon keputusan yang mudah diinpretasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala-gejala penyakit yang disebabkan oleh virus seperti penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue),Tifus dan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) menggunakan 4 parameter yaitu jenis kelamin,usia,keluhan dan suhu tubuh. Penelitian adalah mengklasifikasikan penyakit DBD,Tifus dan ISPA. Metode penelitian yang digunakan adalah data kuantitatif. Penelitian ini datanya didapat dari data sekunder. Metode yang digunakan yaitu Algoritma C4.5. Software yang dipakai untuk melihat hasil penelitian yang dibahas yaitu: software Weka 3.9. Hasil pembahasan pada software weka 3.9, tingkat akurasi data sebesar 64.2857 % atau 27 data dan dari tinggkat error sekitar 35.7134% atau 15 data. Dari data 42 jumlah kasus pasien puskesmas pujer kota bondowoso yang terkena penyakit seperti DBD, Tifus dan ISPA sehingga dapat disimpulkan bahwa yang di implementasikan kedalam software weka 3.9 dapat membantu puskesmas pujer dalam mandiagnosa penyakit umum.

Lack of knowledge about diseases such as dengue fever, typhoid and ARI caused by viruses requires immediate action or treatment. The C4.5 algorithm is a classification that gets decision tree results that are easy to interpret. This study aims to determine the symptoms of diseases caused by viruses such as DHF (Dengue Hemorrhagic Fever), Typhus and ARI (Upper Respiratory Tract Infection) using 4 parameters, namely gender, age, complaints and body temperature. The research is to classify the diseases of DHF, Typhus and ARI. The research method used is quantitative data. This research data obtained from secondary data. The method used is the C4.5 algorithm. The software used to view the research results discussed are: Weka 3.9 software. The results of the discussion on the Weka 3.9 software, the data accuracy rate is 64.2857 % or 27 data and the error rate is around 35.7134% or 15 data. From the data of 42 cases of patients at Pujer Public Health Center in Bondowoso City who were affected by diseases such as DHF, Typhus and ISPA, it can be concluded that what is implemented into the Weka 3.9 software can help Pujer Health Center in diagnosing common diseases


Full Text:

PDF

References


Br. Tarigan, D. M., Dr. Rini, D. P. M. ., & Puspita, V. (2017). Perancangan Data Mining untuk Klasifikasi Prediksi Penyakit ISPA dengan Algoritma C4.5. Computer Science and ICT, 3(1), 179–182.

Fakhriadi, R., Yulidasari, F., & Setyaningrum, R. (2015). Faktor risiko penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Guntung Payung Kota Banjarbaru (Tinjauan terhadap faktor manusia, lingkungan, dan keberadaan jentik). Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2(1), 8–12. https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/JPKMI/article/view/2703/2353

Ihsan, & Wajhillah, R. (2015). Penerapan Algoritma C4.5 Terhadap Diagnosa Penyakit Demam Tifoid Berbasis Mobile. Jurnal Swabumi AMIK BSI Sukabumi, III(1), 50–58.

Vulandari, R. T. (2017). Data Mining Teori dan Aplikasi Rapidminer.




DOI: https://doi.org/10.31294/bi.v9i2.11537

DOI (PDF): https://doi.org/10.31294/bi.v9i2.11537.g5119

ISSN2338-9761 (media online), 2338-8145 (media cetak)

Dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License