Pengaruh Internet Banking Terhadap Minat Nasabah Dalam Bertransaksi Dengan Technology Acceptance Model

Evi Yani, Ade Fitria Lestari, Hilda Amalia, Ari Puspita

Sari


Abstrak
Internet banking merupakan salah satu teknologi transaksi perbankan yang ditawarkan oleh bank-bank komersial di Indonesia untuk para nasabah dalam melakukan transaksi seperti transfer, pembayaran, dan sebagainya dengan mudah dan cepat. Sebagian besar nasabah lebih memilih melakukan transaksi dengan internet banking dibandingkan harus mendatangi ke bank, hal ini berdasarkan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mencatat bahwa jumlah pengguna e-banking meningkat sebesar 270 % dari 13,6 juta nasabah pada tahun 2012 menjadi 50,4 juta nasabah pada tahun 2016. Peningkatan terjadi dikarenakan adanya kebutuhan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh internet banking terhadap minat nasabah dengan TAM (Technology Acceptance Model)yaitu persepsi kemudahan dan persepsi kegunaan. Metode pengumpulan data dengan kuesioner secara random sampling sebanyak 104 responden nasabah BRI dengan menggunakan skala Likert, pengujian data melalui uji validitas, reabilitas, normalitas, linearitas, uji regresi dan koefisien determinasi dan pengolahan kuesioner dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan penggunaan internet banking terhadap persepsi kemudahan dalam bertransaksi bagi nasabah Bank BRI.Semakin banyak manfaat yang dirasakan para nasabah,maka akan mempengaruhi kemudahan bagi nasabah setiap bertransaksi menggunakan internet banking.

Kata Kunci: Internet banking, Technology Acceptance Model, persepsi kemudahan, persepsi kegunaan.

Abstract
Internet banking is one of the banking transaction technology offered by commercial banks in Indonesia for customers in transactions such as transfers, payments, and so on easily and quickly. Most customers prefer to make transactions with internet banking rather than go to banks, according to OJK (Financial Services Authority) noting that the number of e-banking users increased by 270% from 13.6 million customers in 2012 to 50.4 million customers in the year 2016. Increases occur due to the needs of the community in utilizing technology. This study aims to determine the effect of internet banking on customer interest with TAM (Technology Acceptance Model) that is perception of ease and perception of usability. Methods of collecting data with questioner by random sampling of 104 respondents of BRI customers by using Likert scale, testing data through validity test, reliability, normality, linearity, regression test and coefficient of determination and questionnaire processing with SPSS. The results showed that the perception of the usefulness of internet banking usage on the perception of ease in transactions for customers of Bank BRI. The more benefits perceived by customers, it will affect the convenience for every customer to transact using internet banking.

Keywords : Internet banking, Technology Acceptance Model, perceived ease of use, perceived usefulness

Kata Kunci


Internet banking, Technology Acceptance Model, persepsi kemudahan, persepsi kegunaan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahmad, & Pambudi, B. S. (2014). Pengaruh Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan, Keamanan dan Ketersediaan Fitur TerhadapMinat Ulang Nasabah Bank Dalam Menggunakan Internet Banking (Studi Kasus Pada Program Layanan Internet Banking). Jurnal Studi Manajemen Vol. 8 No.1 .

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Chan, S., & M, L. (2004). Understanding Internet Banking Adoption and use Behaviour. Journal of Global Information Management .

Devi, & Suartana. (2014). Analisis Technology Acceptance Model (TAM) Terhadap Penggunaan Sistem Informasi Di Nusa Dua Beach Hotel dan SPA ISSN: 2302-8558. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana .

Gunawan, A. (2014). Aplikasi Technology Acceptance Model Pada Minat Nasabah Untuk Menggunakan Internet Banking. Jurnal Nominal Vol 3 No.2 .

Hartono, J. (2007). Metodologi Penelitian Bisnis: Salah Kaprah dan Pengalaman-Pengalaman. Yogyakarta: BPFE.

Kasmadi, & Sunariah, N. S. (2014). Panduan Modern Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Priyatno, D. (2009). 5 Jam Belajar Olah Data dengan SPSS 17. Yogyakarta: Andi Offset.

Sanusi, A. (2000). Prospek Internet Banking di Era Millenium III. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Siregar, S. (2015). Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: CV. Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.31311/ji.v5i1.2717

##submission.license.cc.by4.footer##

 dipublikasikan oleh LPPM UBSI
Jl. Kamal Raya No. 18 Cengkareng, Jakarta Barat