Ruang Publik Di Jembatan Penyeberangan Kota Jakarta: Sebuah Kajian Budaya

Sulhizah Wulan Sari

Sari


This paper analyses the viaduct in Urban Jakarta as part of the public space through a cultural studies view. This study is important because the viaduct is not merely functioned as a service but also contested space that conceives with various interests and meanings. This study reveals the value system of the civils who live in Urban Jakarta and transformatory impact for human’s life. Public Space created contested space and meanings as memories, experiences, identities, consumerism, capilalism, and legitimated power. Those are constructed by history, economy, politic, social, and culture which changed the image of the viaduct to be meaningfull. The method uses in this study is descriptive qualitative. The result is this service created new space for lower middle class and be site of a power struggle.


Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Barker, Chris. (2000). Cultural Studies: Theory and Practice. London: Sage Publication.

Santoso, Yudi (Penterjemah). (2010). Arena Produksi Kulutral: Sebuah Kajian Sosiologi Budaya. Bantul: Kreasi Wacana.

Danesi, Marcel and Perron, Paul. (1999). Analyzing Cultures: an Introduction and Handbook.Bloomington, Indiana: Indiana University Press.

Habermas, Jurgen. (2007). Ruang Publik: Sebuah Kajian Tentang Kategori Masyarakat Borjuis. Bantul: Kreasi Wacana.

Jenkins, Richard. (2004). Membaca Pikiran Bourdieu. Bantul: Kreasi wacana.

Kusno, Abidin. (2009). Ruang Publik, Identitas dan Memori Kolektif: Jakarta Pasca-Suharto. Yogyakarta: Ombak.

Rosida, Ida. (2014). Hasrat Komoditas di Ruang Urban Jakarta: Sebuah Kajian Budaya.Jakarta: Jurnal Al-Turas: Mimbar Sejarah, Sastra, Budaya, dan Agama. Volxx No. 1. Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarifhidayatullah.

Soedjatmiko, Haryanto. 2008. Saya Berbelanja, Maka Saya Ada. Yogyakarta: Jalasutra

Artikel Ensiklopedia mengenai Engelse Brurg. www.jakarta.go.id. (Diakses pada 27 Januari 2016, pukul 18.30 WIB).

http://m.tribunnews.com/metropolitan/2012/03/31/ayo-belanja-di-jembatan-penyeberangan-orang. (Diakses pada 27 Januari 2016, pukul 18.30 WIB).

http://beritadaerah.co.id/2014/12/03/hiasan-bunga-di-jpo-hotel-indonesia/. (Diakses pada 27 Januari 2016, pukul 18.30 WIB).

http://news.detik.com/berita/2861877/ahok-akan-jadikan-jpo-bundaran-hi-sebagai-model-standar-beginipenampakannya. (Diakses pada 27 Januari 2016, pukul 18.30 WIB).

http://megapolitan.harianterbit. (Diakses pada 27 Januari 2016, pukul 18.30 WIB).

http://kompas.com. (Diakses pada 27 Januari 2016, pukul 18.30 WIB).

http://m.kaskus.co.id. (Diakses pada 27 Januari 2016, pukul 18.30 WIB).

http://pegipegi.com. (Diakses pada 27 Januari 2016, pukul 18.30 WIB).




DOI: https://doi.org/10.31294/w.v7i2.1751

 dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

Jl. Dewi Sartika No. 289, Cawang, Jakarta Timur Telp : 021-8010836
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License