Usaha Kuliner Berskala Mikro dan Kecil di Desa Gunung Sindur Kabupaten Bogor: Kondisi Pasca Covid-19

Ani Rakhmanita

Abstract


Pandemi Covid-19 menyebabkan masyarakat melakukan kegiatan di rumah saja untuk memutus mata rantai penyebaran virus sesuai dengan kebijakan pemerintah. Kebijakan tersebut pada akhirnya membuat banyak kegiatan yang memerlukan interaksi secara langsung harus dihindari dan membatasi kegiatan masyarakat untuk tidak keluar rumah. Di tengah keadaan yang tidak pasti, usaha kecil dan menengah, khususnya dibidang kuliner harus mampu beradaptasi secara cepat. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kemampuan dan pengetahuan dari sekompok usaha kuliner yang berada pada wilayah kabupaten bogor dalam beradaptasi di era pamdemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengunakan data primer dan data sekunder. Selanjutnya sumber data tersebut dianalisis secara deskriptip. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 41,67% atau 10 pelaku usaha mengalami penurunan omset, omset stabil sebanyak 12,5% atau 3 pelaku usaha kuliner dan peningkatan penjualan sebanyak 45,83% atau 11 pelaku usaha kuliner mengalami peningkatan omset penjualan. Strategi yang diterapkan usaha kuliner mikro dan kecil selama pandemik Covid didapatkan hasil diantaranya: (1) Menggunakan berbagai media social dan market place sebagai sarana berdagang (2) Mengganti produk yang relevan dengan kondisi kebutuhan pasar di era Covid (3) Memberikan promo dan discount menarik

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31294/jp.v19i1.9427

 dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License