Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Melalui Belanja Modal Pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara

Muh. Irfandy Azis

Abstract


Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja modal terhadap pendapatan asli daerah pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data panel atau gabungan antara data croos section dan data time series. Data cross section terdiri dari data Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara, sedangkan data time series terdiri dari data rentang waktu penelitian tahun 2010 sampai dengan 2019. Metode analisis yang digunakan analisis regresi data panel. Berdasarkan hasil pemilihan model melalui uji chow, model yang paling sesuai adalah model regresi variabel dummy dengan efek tetap. Sedangkan hasil uji hausman, menunjukkan bahwa model efek acak yang paling sesuai. Pemilihan model dilanjutkan melalui uji lagrange multiplier karena dua pengujian sebelumnya yang memiliki hasil yang berbeda, dan disimpulkan bahwa model yang paling sesuai untuk penelitian ini adalah model efek acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara. Belanja modal memberikan kontribusi sebesar 3,9% terhadap peningkatan pendapatan asli daerah pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara.

 

Kata Kunci : Belanja Modal, Pendapatan Asli Daerah

Full Text:

PDF

References


Alhusain, A. S., Mauleny, A. T., & Sayekti, N. W. (2018). Kebijakan dan strategi peningkatan pendapatan asli daerah dalam pembangunan nasional. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Antari, N. P. G. S., & Sedana, I. B. P. (2018). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. E-Jurnal Manajemen, 7(2), 1080–1110.

Baltagi, B. H. (2005). Econometric Analysis of Panel Data (Third edit). John Wiley & Sons.

Baltagi, B. H. (2011). Econometrics (Fifth Edit). Springer Texts in Business and Economics. https://doi.org/10.1007/978-3-642-20059-5

Darwanis, D., & Saputra, R. (2014). Pengaruh Belanja Modal terhadap Pendapatan Asli Daerah dan Dampaknya Pada Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Empiris Pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Di Provinsi Aceh). Jurnal Dinamika Akuntansi Dan Bisnis, 1(2), 183–199.

Das, P. (2019). Econometrics in Theory and Practice: Analysis of Cross Section, Time Series and Panel Data with Stata 15.1. Springer Nature.

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic Econometrics (Fifth Edit). Mc Graw-Hill.

Harianto, D., & Adi, P. H. (2007). Hubungan antara dana alokasi umum, belanja modal, pendapatan asli daerah dan pendapatan per kapita. Simposium Nasional Akuntansi X, 26–28.

Haryadi, B. (2002). Analisis Pengaruh Fiscal Stress Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Menghadapi Pelaksanaan Otonomi Daerah. Simposium Nasional Akuntansi V. Semarang.

Nugroho, F., & Rohman, A. (2012). Pengaruh Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Kinerja Keuangan Daerah Dengan Pendapatan Asli Daerah Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Di Propinsi Jawa Tengah). Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

Rahmadi, S., & Safri, M. (2014). Peningkatan Belanja Modal dan Hubungannya terhadap Peningkatan Belanja Aset dan PAD Provinsi Jambi. Jurnal Paradigma Ekonomika, 9(1).

Rinaldi, U. (2013). Kemandirian keuangan dalam pelaksanaan otonomi daerah.

Ritonga, I. T. (2012). Perencanaan dan Penganggaran Keuangan Daerah di Indonesia (B. Hartana (ed.)). Lembaga Kajian Manajemen Pemerintah Daerah.




DOI: https://doi.org/10.31294/jp.v18i2.8361

 dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License