Peran Komunitas Aleut dalam Pelestarian Bangunan Cagar Budaya Kota Bandung

Marciella Elyanta

Sari


Abstrak - Kota Bandung mewarisi berbagai bangunan cagar budaya dan peristiwa bersejarah namun belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat.Upaya untuk memperkenalkan bangunan cagar budaya kota Bandung kepada masyarakat dan wisatawan dengan cara yang menyenangkan adalah dengan wisata pusaka. Komunitas Aleut adalah salah satu komunitas hobi yang aktif mengadakan wisata pusaka bernama ngaleut setiap minggunya dengan tujuan untuk menyebarkan wawasan sejarah ke sebanyak mungkin warga kota Bandung.Penyebaran wawasan sejarah oleh komunitas yang berisi generasi muda ini rutin dilakukan karena eksploitasi pada bangunan cagar budaya kota Bandung masih sering terjadi.Keaktifan Komunitas Aleut dalam menyebarkan wawasan sejarah menggugah peneliti untuk melakukan penelitian dengantujuan untuk mengetahui metode pembelajaran yang digunakan di Komunitas Aleut, dan mengetahui peran Komunitas Aleut dalam pelestarian bangunan cagar budaya kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi berperanserta, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, metode pembelajaran yang digunakan di Komunitas Aleut adalah metode ceramah, diskusi, dan karyawisata. Peran Komunitas Aleut dalam pelestarian bangunan cagar budaya kota Bandung adalah melakukan pelindungan pada bangunan cagar budaya berupa inventarisasi, pemeliharaan, penyelamatan, dan publikasi.

 

Kata kunci:  metode pembelajaran, pelestarian, peran

 

The role of Komunitas Aleut in the Preservation of Cultural Heritage Buildings in Bandung

 

Abstract - The city of Bandung inherits various heritage buildings and historical eventsbut they are not yet fully recognized by the public. The effort to introduce Bandung’s heritage buildings to the public and touristsin a fun way is through heritage tourism. Komunitas Aleut is one of the communities of interest that actively held heritage tourism, named ngaleut, every week with the aim to spread historicalknowledge to Bandung residents. The spread of historical knowledge is done by the young generation because the exploitation of Bandung cultural heritage buildings is still happened. Community activeness in spreading history through tourism inspired researchers to hold a research with the aim to findoutthe learning methods which is used by Komunitas Aleut, and to find out the role of Komunitas Aleut in preserving Bandung’s cultural heritage buildings. The method used in this research is qualitative method and using participant observation, in-depth interviews, and documentation in order to collect data. Based on the results of research and discussion, the learning methods used in Komunitas Aleut are lectures, discussions and field trips. The role of Komunitas Aleut in the preservation of cultural heritage buildings in Bandung is to protect cultural heritage buildings in the form of inventory, maintenance, rescue, and publication.

 

Keyword : conservation, learning method, role


Kata Kunci


pariwisata

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdurahman, Hendi (2017, 11 Agustus). Kelas Literasi: Menggabungkan Semangat Berbagi, Berdiskusi dan Konsistensi di www.komunitasaleut.com. (diakses 28 November 2017)

Antariksa. (2016). Teori dan Metode Pelestarian Kawasan Pecinan. Yogyakarta : Cahaya Atma Pustaka.

Ardiwidjaja, Roby. (2018). Arkeowisata: Mengembangkan Daya Tarik Pelestarian Warisan Budaya. Yogyakarta : Deepublish.

Liliweri, Alo. (2014). Sosiologi & Komunikasi Organisasi. Jakarta : Bumi Aksara.

Fennell, David A. dan Krzysztof Przeclawski. (2003). Tourism in Destination Communities. London : CABI Publishing.

Majid, Abdul. (2007). Perencanaan Pembelajaran. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Nafila, Oktaniza. (2013). Peran Komunitas Kreatif dalam Pengembangan Pariwisata Budaya di Situs Megalitikum Gunung Padang. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, Vol. 24 No. 1, 65 – 80.

Nuryanti, Wiendu. (2009). The Role of Heritage Tourism in Community Planning and Development. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.

Pemerintah Daerah. 2009. Peraturan Daerah Kota Bandung No. 19 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Kawasan dan Bangunan Cagar Budaya. Lembaran Daerah Kota Bandung Tahun 2009, No. 19. Sekretariat Daerah. Bandung.

Pemerintah Daerah. 2018. Peraturan Daerah Kota Bandung No. 07 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Cagar Budaya. Lembaran Daerah Kota Bandung Tahun 2018, No. 7. Sekretariat Daerah. Bandung.

Pemerintah Indonesia. 2010. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010, No. 130. Sekretariat Negara. Jakarta.

Pemerintah Indonesia. 2017. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Lembaran Negara RI Tahun 2017, No. 104. Sekretariat Negara. Jakarta.

Sulaiman, Samsudin dan Kusherdyana. (2013). Pengantar Statistika Pariwisata. Bandung : Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung : Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.

www.instagram.com/komunitasaleut/




DOI: https://doi.org/10.31294/khi.v11i1.7750

====================================================================

Terbit setiap bulan Maret & September, ISSN : 2087-0086 (print), 2655-5433 (online)

Dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License