### DESAIN ALGORITHMA OPERASI PERKALIAN MATRIKS MENGGUNAKAN METODE FLOWCHART

Rini Nuraini

#### Abstract

ge-newline"> Abstract — Understanding the problems of science in particular
matrix multiplication operations, for some people considered
difficult to understand, such as how the sequence of steps, the order
logic, decision making, and the arithmetic process. Based
tersebutlah, the author wishes to lift one on the operation matrix, ie
flowchart and pseudocodenya method. The goal is to learn and
understand the example problems by describing the sequence of
logic, decision-making, and the process of arithmetic, using
symbols, so it is easy to understand. The symbols are symbols in the
flowchart, which is a tool or a means of showing the steps that must
be taken to resolve the problem of computing a way to express it in
a series of special graphic symbols. Pseudocode is a description of a
computer programming algorithm that uses a simple structure of
some programming language, but the language is only intended to
be human readable. The difference lies in the way of delivery,
pseudocode using words to describe an algorithm, while the
flowchart using pictures. The main purpose of the pseudocode own
use is to enable people to understand the principles of an
sample matrix operations in two ways, namely the method
flowchart and pseudocode. To analyze the validity of these answers
can be seen in the next article from the same author, the title Desk
Check Method ofFlowchart Operation Multiplication Matrix”.
Intisari Memahami soal-soal science khususnya operasi perkalian
matriks, bagi sebagian orang dianggap sulit untuk dipahami, seperti
bagaimana urutan langkah-langkahnya, urutan logikanya,
pengambilan keputusannya, dan proses aritmatikanya. Berdasarkan
hal tersebutlah, penulis berkeinginan mengangkat salah satu soal
operasi matriks, yaitu operasi perkalian matriks dalam artikel ini,
untuk dibuatkan metode flowchart dan pseudocodenya. Tujuannya
adalah untuk mempelajari dan memahami contoh soal tersebut
dengan menggambarkan urutan logika, pengambilan keputusan, dan
proses aritmatikanya, dengan menggunakan simbol, sehingga mudah
dipahami. Simbol tersebut adalah simbol-simbol dalam flowchart,
yang merupakan suatu alat atau sarana yang menunjukkan langkahlangkah yang harus dilaksanakan dalam menyelesaikan suatu
permasalahan untuk komputasi dengan cara mengekspresikannya ke
dalam serangkaian simbol-simbol grafis khusus. Pseudocode adalah
deskripsi dari algoritma pemrograman komputer yang menggunakan
struktur sederhana dari beberapa bahasa pemograman, tetapi bahasa
tersebut hanya ditujukan agar dapat mudah dibaca manusia.
Perbedaannya terletak pada cara penyampaiannya, pseudocode
menggunakan kata-kata untuk menjelaskan suatu algoritma,
sedangkan flowchart menggunakan gambar. Tujuan penggunaan
utama dari pseudocode sendiri adalah untuk memudahkan manusia
dalam memahami prinsip-prinsip dari suatu algoritma. Kesimpulan
dari artikel ini adalah menjawab salah satu contoh soal operasi
matriks dengan dua cara, yaitu metode flowchart dan pseudocode.
Untuk menganalisa kebenaran dari jawaban-jawaban tersebut dapat
dilihat pada artikel berikutnya dari penulis yang sama, dengan judul,
Desk Check Table pada Flowchart Operasi Perkalian Matriks”.
Kata Kunci: Desain Algorithma, Matriks, Flowchart, Pseudecode.

PDF

#### References

Munir, Rinaldi. Algoritma & Pemrograman. Dalam Bahasa Pascal dam C.

Bandung: Penerbit Informatika Bandung. 2011.

Ngoen, Thompson Susabda. ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA

Bahasa C. Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media. Edisi Pertama. 2009.

Robertson, Lesiey Anne. Simple Program Design. A Step-by-Step

Approach. Fourth Edition. Hongkong: Course Technology. 2004.

Suryadi, H.S., dkk.. Teori Dan Soal Pendahuluan Aljabar Linier. Serial

Matematika. Jakarta: Ghalia Indonesia. 1990

Sutanta, Edhy. Algoritma Teknik Penyelesaian Permasalahan Untuk

Komputasi. Yogyakarta.: Graha Ilmu. 2004.

Yahya, Yusuf, dkk. Matematika Dasar Untuk Perguruan Tinggi. Serial

Matematika & Komputer ASKI. Cetakan Keduabelas. Bogor: Ghalia

IKAPI. 2005.

DOI: https://doi.org/10.31294/jtk.v1i1.245