BRANDING DESTINASI WISATA GUNUNG BROMO MELALUI INSTAGRAM SEBAGAI UPAYA GLOKALISASI

Muhammad Akmal Farhani Lantif, Nabeta De Nastiti, Nur Mahasih Hapsari, Siti Fatimah

Sari


ABSTRAK
Pariwisata merupakan kegiatan yang tidak dapat dilepaskan dalam kehidupan manusia. Hal ini seakan telah menjadi budaya bagi masyarakat baik lokal maupun mancanegara. Hampir seluruh masyarakat baik anak-anak sampai usia tua melakukan kegiatan ini. Kegiatan ini dilakukan bukan hanya dalam lingkup lokal tetapi juga global sehingga wisatawan asing juga dapat melakukan kegiatan pariwisata di Indonesia. Wisatawan dapat melakukan kegiatan pariwisata yang menyuguhkan keindahan alam seperti wisata Coban, pantai, gunung ataupun melakukan kegiatan wisata yang menampilkan keindahan objek wisata buatan manusia seperti museum, kolam renang, taman, wisata edukatif buatan manusia. Salah satu objek wisata yang banyak ditemukan adalah di malang, kota Malang disebut juga sebagai kota wisata karena menghadirkan beberapa objek wisata baik alam maupun buatan yang menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Disini peneliti tertarik ingin meneliti glokalisasi tempat wisata yang ada di Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang teknik pengambilan datanya dilakukan secara konseptual dengan menggunakan konsep pengenalan melalui foto,video,dan caption berfungsi memberi keterangan.Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana glokalisasi yang terjadi pada tempat wisata yang ada di Malang melalui instagram.

Kata kunci: Glokalisasi, Tempat wisata, Instagram, wisatawan mancanegara


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Herni, Ayu. 2015. Globalisasi dan Glokalisasi. Dari Jurnal Unnes, (Online), http://blog.unnes.ac.id/ayuherni/2015/11/08/globalisasi-dan-glokalisasi/.

Margiana, Dani Bina. 2017. Problematika Glokalisasi di Indonesia: Melestarikan VS Menghilangkan Budaya Indonesia. Dari Braindilog Sosiologi Indonesia, http://www.braindilogsociology.or.id/2017/02/problematika-glokalisasi-di-indonesia.html.

Moleong, Lexi J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Atmaja, Nengah Bawa. 2018. Sosiologi Media Perspektif Teori Kritis. Depok: PT Rajagrafindo Persada.

Malik, F. 2017. Branding Tourism. Malang : Inteligensia Media

Ross, G. F. 1998. Psikologi Pariwisata. IKAPI DKI Jakarta dan USAID : Yayasan Obor Indonesia.

Djafar, S. 2015. Evaluasi Kebijakan Pariwisata. Yogyakrta : Penerbit Ombak

Kemkominfo : Pengguna Internet di Indonesia Capai 82 juta, ,2014. http://kominfo.go.id/index.php/content/detail/3980/kemkominfo%3A+pengguna+internet+Indonesia+capai+82+juta/0/berita_satker.

Istiawan. 2013. Kearifan Lokal Suku Tengger dan Keberlangsungan Bromo. https://news.okezone.com/read/2013/07/09/345/833988/kearifan-lokal-suku-tengger-keberlangsungan-bromo.

Fauziyah, Ratnamulyani, Kusumadinata. 2018. Efektifitas Promosi Destinasi Wisata Rekreasi Gunung Pancar Melalui Postingan Instagram Media Sosial. Vol 04 Nomor 01. 27-39.

Listiono. 2017. Instagram, Wisata Foto dan Dampaknya Terhadap Peningkatan Jumlah Wisatawan di Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.31311/par.v6i2.5583

Dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License