Pengembangan Destinasi Wisata Pada Tingkat Tapak Lahan Dengan Pendekatan Analisis Swot

Hary Hermawan

Sari


ABSTRAK

Kunjungan wisatawan ke Yogyakarta dari tahun ke tahun mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa masih terjadi ketimpangan kunjungan wisata antar kabupaten yang cukup mencolok karena kualitas destinasi wisata antar Kabupaten belum merata. Artikel ini mencoba untuk menggali konsep dalam pengembangan destinasi yang berbasis alam di Kawasan Puspo Ardi, dikaji dengan pendekatan SWOT. Hasil analisis merujuk pada strategi memperbaiki kelemahan untuk mengambil peluang (WO). Aplikasi dalam pengembangan destinasi tingkat tapak lahan, meliputi : Penataan taman atau landscaping; Pembangunan sarana wisata dan aksebilitas; Rekomendasi menggarap potensi daya tarik alam budaya serta potensi flora khas yang ada untuk dikemas menjadi daya tarik wisata yang indah, unik dan otentik dengan penataan taman atau landscaping sebagai kesan pertama dan icon wisata Puspo Ardi, Pengadaan faslititas mulai yang paling dasar seperti tempat parkir, plang penujuk, tempat duduk umum, gazebo, toilet, parkir dan seterusnya, dan pembangunan daya tarik yang iconik, atau instagramable untuk memaksimalkan potensi pasar anak muda dengan trend selfi.

Kata kunci: Pengembangan destinasi, daya tarik wisata, tapak lahan, landskaping

ABSTRACT

Tourist visits to Yogyakarta from year to year experienced a fairly rapid growth. But it can not be denied that there is still an imbalance in tourist visits between districts is quite striking because the quality of tourist destinations between districts has not been evenly distributed. This article attempts to explore concepts in the development of natural-based destinations in the Puspo Ardi region, studied by the SWOT approach. The results of the analysis refer to the strategy of fixing weaknesses to take opportunities (WO). Applications in the development of land-level destination sites, including: Arrangement of parks or landscaping; Development of tourism facilities and accessibility; The construction of the Recommendations on the Group of natural charm and culture group flora typical tourist attraction to be included in a beautiful, unique and authentic with a garden or landscape configuration as the first impression and a tourist icon Puspo Ardi, the procurement of the start faslititas the most basic such as parking, mark penujuk, General seating, gazebo, toilets, parking and so on, and the development of iconik attractions, or instagramable to maximize the Group's young market with trends selfie.

Keywords: Destination development,tourism attraction, tread land, landscaping


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Albarq, A. N. (2014). Measuring the Impacts of Online Word-of-Mouth on Tourists’ Attitude and Intentions to Visit Jordan: An Empirical Study. International Business Research, 7(1), 14.

Arifin, H. S. (2010). Tanaman dan Desain Penanaman.

Baiquni, M. (2004). Manajemen Strategis. Buku Ajar.

Basiya, R., & Rozak, H. A. (2012). Kualitas Daya Tarik Wisata, Kepuasan dan Niat Kunjungan Kembali Wisatawan Mancanegara di Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan, 11(2).

Baud-Bovy, M., & Lawson, F. (1998). Tourism and Recreation: Handbook of Planning and Design. Butterworth-Heinemann Ltd.

Creswell, J. W. (1994). Research Design–Qualitative, Quantitative, and Mixed Method. London: SAGE Publications.

Hunger, J. D., & Wheelen, T. L. (2001). Strategic Management. 1996. Fifth Editions. Addison-Wesley Publishing Company, Inc. Agung J.(penterjemah).

Kertajaya, H. (2013). Tourism Marketing 3.0. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Koenjaraningrat. (2005). Pengantar Antropologi II, Pokok-pokok Etnograf (2nd ed.). Jakarta: Rineka Cipta.

Moleong, L. (1995). Metode penelitian. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Muallidin, I. (2007). Model pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di kota Yogyakarta. Jurnal Penelitian BAPEDA Yogyakarta, (2).

Naidoo, P., Ramseook-Munhurrun, P., & Seegoolam, P. (2011). An Assessment of Visitor Satisfaction with Nature-Based Tourism Attractions.

Nasution, S., Nasution, M. A., & Damanik, J. (2009). Persepsi Wisatawan Mancanegara Terhadap Kualitas Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) Sumatera Utara.

Pendit, N. S. (2002). Ilmu Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.

Pitana, I. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: andi.

Pitana, I. G., & Putu, G. (2009). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi.

Prianggoro, A. A., & Kurniawan, A. (2016). Persepsi Masyarakat dan Potensi Reorientasi Usaha Berkaitan Dengan Pembangunan Bandara Internasional di Kulon Progo. Jurnal Bumi Indonesia, 5(1).

Prihatno, P. (2010). Memulihkan Citra Daerah Istimewa Yogyakarta untuk Meningkatkan Jumlah Wisatawan. Wahana Informasi Pariwisata: MEDIA WISATA.

Rangkuti, F. (2011). SWOT: Balanced Scorecard. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sopyan, S., & Widiyanto, I. (2015). Analisi Pengaruh Daya Tarik Wisata dan Kualitas Pelayanan Terhadap Minat Berkunjung Ulang Pengunjung dengan Kepuasan Pengunjung Sebagai Variabel Intervening (Studi pada Cagar Budaya Gedung Lawang Sewu). Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

Statistik Kepariwisataan. (2015). D.I. Yogyakarta Indonesia: Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta. Retrieved from http://visitingjogja.web.id/assets/uploads/files/bank_data/Buku_Statistik_Kepariwisataan_DIY_2015_05092016040516.pdf, diakses 5 Juni 2017

Sumarabawa, I. G. A. dkk. (2013). Ketersediaan Aksesibilitas Serta Sarana dan Prasarana Pendukung Bagi Wisatawan Di Daerah Wisata Pantai Pasir Putih, Desa Prasi, Kecamatan Karangasem. Jurnal Pendidikan Geografi, 3(1), 1–14. Retrieved from ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPG/article/download/1220/1084, Diakses 03 Juni 2017

Suryadana, M. V. O. (2015). Pengantar Pemasaran Pariwisata. Bandung Indonesia: Alfabeta.

Susanto, A. B., & Kotler, P. (2000). Manajemen Pemasaran di Indonesia. Jakarta: Salemba.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan, Sekretariat Negara. Jakarta § (2009). Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.31311/par.v4i2.1942

Dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License