Implementasi Sapta Pesona Pada Museum Mandala Wangsit Siliwangi Kota Bandung

Faizal Hamzah, Eko Tri Utomo

Sari


ABSTRAK

Museum merujuk kepada bangunan tempat menyimpan khazanah sejarah purba atau yang lalu. Museum penting sebagai tempat kita memperdalam pengetahuan tentang sejarah masa lampau. Banyak dari masyarakat kurang berminat untuk datang ke museum. Wisatawan menjadikan museum sebagai tempat wisata alternatif. Pengunjung yang berkunjung ke museum sendiri kebanyakan karena adanya jadwal tour atau kunjungan dari instansi atau sekolah-sekolah para pengunjung yang mengagendakan untuk mengunjungi museum. Mendirikan suatu tempat wisata harus memperhatikan hal-hal yang penting dalam dunia pariwisata, salah satunya yaitu sapta pesona. Sapta pesona merupakan kondisi yang harus diwujudkan dalam rangka menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke suatu daerah atau wilayah di negara kita. Sementara itu kondisi yang terlihat saat ini 7 (tujuh) unsur sapta pesona tersebut belum terwujud secara maksimal pada Museum Mandala Wangsit Siliwangi, masih ada beberapa unsur dalam sapta pesona yang belum diwujudkan oleh pengelola museum sehingga mempengaruhi daya tarik wisatawan hingga saat ini. Beberapa unsur yang belum maksimal penerapannya yaitu indah dan kenangan. Maka perlu dilakukan perubahan manajemen, promosi, dan pemugaran tata ruang pada Museum Mandala Wangsit berdasarkan 7 (tujuh) unsur dari sapta pesona. Implementasi sapta pesona dilakukan agar dapat menarik wisatawan dan meningkatkan tingkat kunjungan.

Kata Kunci: Museum, Implementasi dan Sapta Pesona.

 

ABSTRACT

Museum refers to the building that keeping the treasures of ancient history or past. Museum is important for our place deepen the knowledge of past history. Many of them are less interested to come to the museum. Travelers make the museum as an alternative tourist spot. Visitors who visit the museum itself mostly for their tour schedule or from institutions or schools of the visitors which was scheduled to visit the museum. Establishing a tourist must pay attention to things that are important in the world of tourism, one  of Sapta Pesona. Sapta pesona is a condition that must be realized in order to attract more tourists to visit an area or region in our country. Meanwhile the condition seen at this time there are 7 (seven) elements of Sapta Pesona have not been realized to the maximize at the Museum Mandala Wangsit Siliwangi, still there are some elements in Sapta Pesona are not realized by the museum management that influence the tourist attraction until this time. Some elements are not maximized application that is beautiful and memorable. It is necessary to change the management, promotion, and restoration spatial Mandala Museum Wangsit by 7 (seven) elements of Sapta Pesona. Implementation of Sapta Pesona is done in order to attract tourists and increase the level of tourist traffic.

Keywords: Museum, Implementation, Sapta Pesona.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arifin, Zainal. (2012). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Ngare, F. (2016). Studi Komunikasi Budaya Tentang Upacara Ritual Congko Lokap Dan Penti Sebagai Media Komunikasi Dalam Pengembangan Pariwisata Daerah Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur. J-Ika, 1(1), 40-49.

Hariyanto, O. I. B. (2016). Destinasi Wisata Budaya Dan Religi Di Cirebon. Ecodemica, 4(2), 214-222.

Heriyantara, Aditia., Kasmita., & Waryono. (2015). Pengelolaan Sapta Pesona Di Objek Wisata Pantai Padang. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 10, 16-28.

Prabowo, Muhammad Shakti. (2015). Evaluasi Penerapan Program Sapta Pesona Untuk Meningkatkan Kepuasan Wisatawan Di Wisata Alam Pangjugjugan Kabupaten Sumedang. Bandung: Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia.

Rafi, Zeranita., Kasmita., & Waryono. (2015). Penerapan Sapta Pesona Di Objek Wisata Benteng Fort De Kock Bukittinggi. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 10, 1-15.

Sutaarga, Moh. Amir. (1998). Pedoman Penyelenggaraan dan Pengelolaan Museum. Jakarta: Direktorat Jendral Kebudayaan, Depdikbud.




DOI: https://doi.org/10.31311/par.v3i2.1467

Dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License