ANALISIS POTENSI OBJEK DAYA TARIK WISATA DI KAWASAN SARIBU RUMAH GADANG

Fondina Gusriza

Sari


ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi objek daya tarik wisata di Kawasan Saribu Rumah Gadang. Beberapa objek wisata yang sudah eksis di kawasan ini: Rumah Gadang Gajah Maram, Surau Menara, Jembatan Kuning, Festival Saribu Rumah Gadang dan Menara Songket. Kawasan ini memiliki objek daya tarik wisata lain yang potensial dikelola dan dikembangkan agar Kawasan Saribu Rumah Gadang semakin dikenal wisatawan.  Oleh karena itu perlu dianalisis potensi objek daya tarik wisata di Kawasan Saribu Rumah Gadang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Analisis daya tarik menggunakan indikator: daya tarik alam, budaya, sosial dan daya tarik yang dibangun untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi potensi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Saribu Rumah Gadang belum optimal mengembangkan potensi daya tarik wisata yang ada. Potensi yang bisa dikembangkan diantaranya; potensi alam: wisata edukatif pertanian tradisional, mengitari kawasan menggunakan sepeda ontel, potensi budaya: upacara adat, pertunjukan kesenian mingguan atau bulanan, potensi sosial: memaksimalkan pengelolaan 130 cagar budaya yang ada, wisata edukasi terkait Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu, upacara turun mandi, makan bajamba, dan potensi yang dibangun: memaksimalkan pengelolaan daya tarik yang sudah eksis seperti Menara Songket dengan menyewakan pakaian Minang seperti baju kurung basiba, takuluak untuk perempuan dan destar atau desta bagi laki-laki. Berdasarkan analisis ini, diharapkan seluruh stakeholder dapat memaksimalkan potensi yang ada. Agar jumlah kunjungan wisatawan semakin meningkat dan Kawasan Saribu Rumah Gadang semakin dikenal wisatawan lokal maupun wisatawan internasional.

 

Kata kunci: Analisis Potensi Wisata, Objek Daya Tarik Wisata, Kawasan Saribu Rumah Gadang

ABSTRAK

This study aims to analyze the potential objects of tourist attraction in the Saribu Rumah Gadang Region. Several tourist objects that already exist in this region: Rumah Gadang Gajah Maram, Surau Menara, Jembatan Kuning, Festival Saribu Rumah Gadang and Tower Songket. This area has other potential tourist attractions to be managed and developed so that the Saribu Rumah Gadang area is increasingly recognized by tourists. Therefore it is necessary to analyze the potential objects of tourist attraction in the Saribu Rumah Gadang Region. This research was conducted with a descriptive-qualitative approach. Analysis of the appeal of using the indicator: the attractiveness of natural, cultural, social and appeal that was built to identify and explore the existing potential. The results showed that the Saribu Rumah Gadang Region is not optimal in developing the potential of existing tourist attractions. The potential that could be developed including; natural potential: educational tours of traditional agriculture, circled area using the ontel bicycle, the potential of culture: the traditional ceremony, performing arts weekly or monthly, social potential: maximize the management of 130 cultural heritage, educational tours related to the Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu ceremony child shower, makan bajamba, and potential built: maximize the management of the appeal, which has existed as Menara Songket by renting garments such as baju kuruang basiba, takuluak for women headbands and Desta for men. Based on this analysis, it is expected that all stakeholders can maximize existing potential. The number of tourists is increasing and Kawasan Saribu Rumah Gadang increasingly recognized tourists both local and international travelers.

 

Keywords: Tourism Potential Analysis, Tourism Objects Attraction, Saribu Rumah Gadang Area


Kata Kunci


Analisis Potensi Wisata, Objek Daya Tarik Wisata, Kawasan Saribu Rumah Gadang

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Pusat Statistik. (2018). Indonesia Dalam Angka Tahun 2018.

Cooper. (1998). Tourism Principles and Paractice. England: Pearson Education limited Edinburg Gate Harlow Essex CM20 2JE.

Damanik. (2005). Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pariwisata: Dari Konsep Menuju Implementasi, dalam Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pariwisata. Yogyakarta: Kapel Press.

Sugiyono. (2013). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Surakhmad, Winarno. (2000). Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode Teknik. Bandung: Tarsito

Undang-Undang Nomor 10 tahun 2009, Tentang Kepariwisataan.

Yoeti. (2002). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.




DOI: https://doi.org/10.31294/par.v9i1.10003

Dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License