Upaya Peningkatan Kinerja Usaha Kecil

Riana Enny Widayanti, Sambudi Hamali, Salman Maulana

Sari


Penelitian ini dilakukan pada pengrajin gerabah di desa Sitiwinangun. Sitiwinangun merupakan desa penghasil gerabah yang lokasinya terletak di kecamatan Jamblang, di wilayah Kasultanan Cirebon. Pada tahun 1970-an, gerabah desa Sitiwinangun mengalami masa kejayaannya, dimana permintaan datang dari Jepang, Belanda, dan negara maju lainnya. Namun seiring berjalannya waktu, saat ini kerajinan gerabah di desa Sitiwinangun mengalami mati suri, hal ini terjadi pasca peralatan rumah tangga berbahan plastik dan semen menggantikan gerabah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi faktor-faktor penunjang dan penghambat kerajinan gerabah Desa Sitiwinangun serta bagaimana meningkatkan kinerja pengrajin gerabah Desa Sitiwinangun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, dan wawancara. Wawancara dilakukan terhadap tiga nara sumber. Data dianalisis dengan analisis eksploratif deskriptif. Faktor-faktor penunjang kerajinan gerabah desa Sitiwinangun, diantaranya memiliki nilai edukasi, budaya dan sejarah, memiliki motif dan model yang berbeda dari daerah lain dan tidak mudah pecah. Faktor-faktor penghambat diantaranya, kurangnya bahan baku karena keterbatasan lahan, desain monoton dan kurang pemasaran. Upaya untuk meningkatkan kinerja pengrajin gerabah Desa Sitiwinangun dapat dilakukan dengan penerapan pemasaran kewirausahaan dan interfirm linkage.


Kata Kunci


Desa Sitiwinangun, Gerabah, Interfirm Linkage, Kinerja Usaha Kecil, Pemasaran Kewirausahaan,

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Becherer, R. C., Haynes, P. J., and Helms, M. M. (2008), An Exploratory Investigation of Entrepreneurial Marketing In SMES: The Influence of The Owner/Operator, Journal of Business and Entrepreneurship, 20, 44-64.

Gill, A., & Biger, N. (2012). Barriers to Small Business Growth in Canada. Journal of Small Business and Enterprise Development, Vol. 19 No. 4, pp. 656-668.

Gilmore, A., Carson, D., and Grant, K. 2001. SME Marketing in Practice. Marketing Intelligence & Planning, 19/1. Pp. 6 – 11.

Kurnia, M. D. (2017). Desa Gerabah Sitiwinangun: Pernah tersohor sampai ke Eropa. Diperoleh 12 Januari 2018 dari https://www.pressreader.com.

Logman, Marc. 2011. Entrepreneurial Marketing: A Guide for Startups and Companies with Growth ambitions. Antwerpen : Garant.

Maritz, A., & du Plessis, A. J. (2011). Entrepreneurial marketing perspectives during business recovery in a recession: a practice based approach. GSTF Business Review (GBR), 1(1), 249.

Mauritz. (2017). Gerabah Desa Sitiwinangun terancam punah. Diperoleh 23 Pebruari 2018 dari https://merahputih.com.

Putri, D. P. (2018). Potential threats on pottery as local wisdom in Sitiwinangun Cirebon district. Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1013, No. 1, p. 012166). IOP Publishing.

Reijonen, H. (2010). Do All SMEs Practise Same Kind of Marketing?. Journal of Small Business and Enterprise Development, Vol. 17 No. 2, pp. 279-293.

Resnick, Sheilagh., Cheng, Ranis., Brindley, Clare and Foster, Carley. 2011. Aligning Teaching and Practice: A Study of SME Marketing. Journal of Research in Marketing and Entrepreneurship, Vol. 13 No. 1, pp. 37-46.

Stokes, D. (2000). Entrepreneurial Marketing: A Conceptualisation From Qualitative Research. Qualitative Market Research: An International Journal, Volume 3, Number 1, pp. 47 – 54.

Sugono, D. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.

Wahyudi, E. (2011). Interfirm Linkage And Transfer Innovation Model on SME’S with High Competitive Advantage (Empirical Study on Tulungagung’s Small Business). The 1st International Conference on Business and Communication. Fakultas Administrasi Bisnis & Ilmu Komunikasi Unika Atmajaya Jakarta




DOI: https://doi.org/10.31311/par.v5i3.4440