Promosi Melalui Media Sosial Berbasis Partisipasi Masyarakat dan Peranannya dalam Pariwisata Kota

Dina Mayasari Soeswoyo, Liliana Dewi, Putu Swasti Asaparini

Sari


<p>Perkembangan teknologi berkaitan erat dengan dunia pariwisata, karena dalam industri pariwisata sangat diperlukan perkembangan informasi terkini dan terintegrasi serta pemahaman akan perilaku wisatawan terhadap trend perubahan yang terjadi. Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media sosial yang paling efektif  dalam meraih dukungan masyarakat dalam studi kasus kompetisi The Most Lovable City In The World dan juga peranannya dalam promosi pariwisata kota. Penelitian ini dibatasi hanya pada penggunaan 3 sosial media yaitu Facebook, Twitter dan Instagram pada kampanye kompetisi tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara intensif melalui telpon, e-mail dan Whatsapp, juga dokumentasi dan studi literatur. Informan penelitian adalah koordinator dari WWF-Indonesia dan beberapa warga yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, pengelompokan, reduksi dan penarikan simpulan, juga analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media sosial berbasis partisipasi masyarakt yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia  adalah Instagram-twitter kemudian facebook, namun  kota lain di luar Negara Indonesia yang masuk peringkat 5 besar, lebih banyak menggunakan media sosial Facebook. Peranan program kompetisi The Most Lovable City in The World yaitu dalam memotivasi komitmen pemerintah kota dan dukungan warganya mewujudkan kota yang lebih baik dan sustainable sebagai modal penting perkembangan pariwisata dan juga dalam bentuk dukungan post berbagai promosi daya tarik pariwisata kota dari warganya</p>

Kata Kunci


Promosi Digital, Pariwisata, Sosial Media, Partisipasi Masyarakat

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Astuti, Esthy dan Wibowo, Sasmito. 2016. Statistik Profil Wisatawan Nusantara Tahun 2016. Kementrian Pariwisata dan Badan Pusat Statistik

Assenov, I., & Khurana, N. 2012. Social media marketing and the hospitality Industry: Evidance from Thailand, International conference on business and management, Phuket, Thailand, September 6-7

Chan, N. L., & Guillet, B. D. 2011. Investigation of social media marketing: How does the hotel industry in Hong Kong perform in marketing on social media websites? Journal of Travel & Tourism Marketing, 28(4), 345–368.

Cop, R. ve Oyan, D. 2010. Küçük Yerleşim Yerlerindeki Tüketicilerin, İnternetten Ürün Satın Alma Davranışları Üzerine Bir Uygulama. Niğde Üniversitesi İktisadi ve İdari Bilimler Fakültesi Dergisi, 3(1), 98.

Gitosudarmo, Indriyo. 2001. Manajemen strategi. BPFE YOGYAKARTA: Yogyakarta

Karaca, Ş. 2012. İnternette Pazarlama ve Ürün Karar Stratejileri. Çukurova Üniversitesi İktisadi ve İdari 11

Kunia, Tommy. 2018. Diunduh 6 Agustus dari https://www.liputan6.com/tekno/read/3481323/5-negara-dengan-jumlah-pengguna-media-sosial-terbanyak-indonesia-berapa.

Jenetika, Mely. 2018. Rekaman wawancara. 26 Juli.

Meutia, Margareth. 2018. Rekaman Wawancara. WWF Indonesia : Footprint Campaign Coordinator. 25-27 Juli.

Piñeiro-Otero, Teresa dan Xabier Martínez-Rolán.2016. Understanding Digital Marketing—Basics and Actions. Springer International Publishing : Switzerland

Simanihuruk, Meydar. 2018. Rekaman wawancara. 26 Juli.

Ozdemir, Gokce and Celebi, Duygu. 2014. Cultural Tourism in a Digital Era. Springer: Athena




DOI: https://doi.org/10.31311/par.v5i2.4429