Analisis Kesesuaian Dan Daya Dukung Wisata Kawasan Pantai Labombo Kota Palopo

Muhammad Bibin, Yon Vitner, Zulhamsyah Imran

Sari


ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung kesesuaian dan daya dukung kawasan Pantai Labombo untuk kegiatan wisata di Kota Palopo. Analisis data kesesuaian kawasan menggunakan rumus IKW= ∑ [ Ni / Nmaks] x 100 % dan analisis daya dukung kawasan menggunakan rumus DDK = K x Lp / Lt x Wt / Wp. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh untuk kesesuian wisata pantai kategori rekreasi yaitu sangat sesuai (SS) dengan panjang pantai 1.271 dapat menampung 50 orang/hari. Pantai Labombo sangat sesuai untuk dikembangkan aktifitas berenang pada kedalaman 0-2 m. Unit area yang dapat dimanfaatkan untuk aktifitas berenang adalah 392 m, sehingga kawasan Pantai Labombo dapat menampung 15 orang/hari untuk aktifitas berenang. Dengan demikian total wisata yang dapat ditampung oleh aktifitas wisata pantai kategori rekreasi dan berenang secara keseluruhan sekitar 65 orang/hari.

Kata kunci: Kesesuaian kawasan, Daya dukung, Wisata pantai, Pantai Labombo

ABSTRACT

.The aim of this study is to calculate the suitability and carrying capacity of Labombo beach area for tourism activities in Palopo City. Analysis of suitability data using the formula IKW= ∑ [ Ni / Nmax] x 100 % and analysis of carrying capacity using the formula DDK = K x Lp / Lt x Wt / Wp. The result showed that for the suitability of beach tourism in recreation category is very suitable with the length of beach is 1.271 which can accomodate 50 people per day. Labombo beach is very suitable to develop swimming activity at a depth of 0-2 meters. The unit area which can be used for swimming activity is 392 meters, so that Labombo beach can accomodate 15 people per day for swimming activity. Thus, total tours which can be accomodated by activity of beach tourism in recreation category and swimming as a whole is about 65 people per day.

Keywords : suitability of the area, carrying capacity, beach tourism, Labombo beach

 



Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Hall C.M. (2001). Trends in Ocean and Coastal Tourism: The End of the Last Frointier. Journal of Ocean and Coastal Management 37:429-449.

Harjadi, B. (2004). Karakteristik Sumberdaya Lahan Sebagai Dasar Pengelolaan DAS di Sub DAS Merawu, DAS Serayu. Forum Geografi. Vol. 18(2)

Desember 2004: 98

Lim, L.C. (1998). The concepts and analysis of carryng capacity; A management tool for effective planning. Part I. Report produced under bay of Bengal

Programme. India: Madras.

McCool SF, Lime DW. (2001). Tourism Carrying Capacity: Tempting Fantasy or Usefull Reality? Journal of Sustainable Tourism, 9 (5): 113-138.

Pickering, C.M, Hill, W. (2007). Impact of Recreation and Tourism on Plant Biodiversity and vegetation in Protected Areas in Australia. J. of Environmental Management. 85:791-800.

Simon F, Yeamduan N, Daniel P.N. (2004). Carrying Capacity in the Tourism Industry: A Case Study of Hengistbury Head. Journal of Tourism Management 25: 275-283.

Supriharyono. (2000). Pelestarian dan Pengelolaan Sumberdaya Alam di Kawasan Pesisir Tropis. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Tuwo A. (2011). Pengelolaan ekowisata pesisir dan laut: Pendekatan ekologi, sosial ekonomi, kelembagaan dan sarana wilayah. Surabaya: Brilian Internasional.

Yulianda, F. (2007). Ekowisata bahari sebagai alternatif pemanfaatan sumberdaya pesisir berbasis konservasi. [Makalah]. Disampaikan pada Seminar Sains Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. 119-129 hlm

Zhiyong F, Sheng Z. (2009). Research on Psychological Carrying Capacity of Tourism Destination. Chinese J. of Population, 7 (1): 47-5




DOI: https://doi.org/10.31311/par.v4i2.2158