KOMUNIKASI MEDIA FILM WONDERFUL LIFE (PENGALAMAN SINEAS TENTANG MENENTUKAN TEMA FILM)

Anisti Anisti

Sari


ABSTRACT

This study aims to build experience filmmakers about the determination of the film's theme. Of the number of movie theme, movie theme of social movements still arguably rare. Not many filmmakers who dare to take this theme for a variety of things including the film difficult to sell in the market. The difficulty competing with more popular movie themes such as film genre horror, comedy and action. However, in the year 2016 one of the filmmakers will release themed movies is a social movement Wonderful Life. The film is overall a story about children with special needs. During these special needs children considered one eye when they have the same rights and opportunities. They just need more support from their environment. This is the reason why the reality of the movie theme important to investigate. Reality does not stand alone but is emik, meaning that individual as an informant can build on the experience of meaning. Each individual will perform interpretations of reality are accepted. In this case, the individual in question is the cinematographer. The study focused on how the filmmakers to build awareness for the courage specify a movie theme. The method used phenomenological qualitative approach. The study says that the experience of every filmmaker diverse backgrounds choose a theme related to social movements but maknya movie remains the same which is difficult to market a movie-themed social movements.

 

Keywords: movie theme, movie media, movie function.

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk membangun pengalaman sineas tentang penentuan tema film. Dari sekian jumlah tema film, tema film gerakan sosial masih dibilang langka. Tidak banyak sineas yang berani mengambil tema tersebut karena berbagai hal diantaranya sulitnya film tersebut untuk laku di pasaran. Sulitnya bersaing dengan tema film yang lebih populer seperti film genre horor, komedi dan laga. Namun, ditahun 2016 salah seorang sineas akan merelease film bertemakan  gerakan sosial yaitu Wonderful Life. Film ini secara keseluruhan  mengangkat cerita tentang anak berkebutuhan khusus. Selama ini anak berkebutuhan khusus dianggap sebelah mata padahal mereka memiliki hak dan kesempatan yang sama. Mereka hanya saja membutuhkan dukungan lebih dari lingkungannya. Hal ini yang menjadi alasan kenapa realitas tentang tema film penting untuk diteliti. Realitas yang tidak berdiri sendiri akan tetapi bersifat emik, artinya individu sebagai informan dapat membangun makna atas pengalamannya. Setiap individu akan melakukan interpretasi terhadap realitas yang diterima. Dalam hal ini, individu yang dimaksud adalah para sineas. Penelitian fokus pada bagaimana Sineas membangun kesadarannya terhadap keberanian menentukan tema film. Metode yang digunakan fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pengalaman setiap sineas beragam terkait latar belakang memilih tema film gerakan sosial namun maknya tetap sama yakni sulitnya untuk memasarkan film bertemakan gerakan sosial.

 

Kata Kunci: tema film, media film, fungsi film


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Creswell, John W. (2014). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset: Memilih di antara Lima Pendekatan. Edisi 3. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kuswarno, Engkus. (2013). Metode Penelitian Komunikasi Fenomenologi, Konsepsi Pedoman, dan Contoh Penelitiannya. Bandung : Widya Padjajaran.

Littlejohn, Stephen. (2008). Theories of Human Communication. USA: Thomson Higher Education.

Mabruri, Anton. (2013). Manajemen Produksi Program Acara TV dan Format Acara Drama. Jakarta: Grasindo.

Nugroho, Sarwo. (2014). Teknik Dasar Videografi. Yogyakarta: Andi Offset.

Pratista, Himawan. (2008). Memahami Film. Jogjakarta; Homerian Pustaka.

Prayudi. (2012). Public Relations Stratejik. Jogjakarta: UPN Press.




DOI: https://doi.org/10.31294/kom.v3i2.1308

DOI (PDF): https://doi.org/10.31294/kom.v3i2.1308.g1109

ISSN: 2549-3299

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta

Jl. Dewi Sartika No. 289, Cawang, Jakarta Timur Telp : 021-8010836