KAJIAN PENERIMAAN PENERAPAN PROGRAM BANTU BELAJAR BERHITUNG DASAR MENGGUNAKAN BAHASA INGGRIS BAGI SISWA TAMAN KANAK-KANAK

Corie Mei Hellyana - AMIK BSI Purwokerto

Sari


Bahasa Inggris adalah bahasa internasional, dengan demikian, penguasaan atas bahasa inggris merupakan ilmu dasar yang penting bagi pelajar, mahasiswa, dan akademisi serta para professional dalam segala bidang. Bahkan ada sebagian lembaga pendidikan yang sudah menggunakan bahasa inggris dalam berkomunikasi. Sebagai dasar dalam pembelajaran bahasa inggris sebenarnya dimulai sejak kita duduk di bangku taman kanak-kanak. Pada umumnya semua pelajar berpendapat bahwa bahasa inggris sangat sulit bagi setiap siswa  yang ingin terampil dalam berbahasa. Pada umumnya siswa taman kanak-kanak mengalami kesulitan dalam berbahasa inggris, karena bahasa inggris diajarkan pertama kali di bangku taman kanak-kanak, sehingga para siswa tersebut kurang memahami. Dengan demikian materi yang diberikan juga diawali dari materi dasar yaitu berhitung dimulai dari angka 1 sampai 10.  Seiring dengan perkembangan teknologi, maka dalam proses pembelajaran pun akan semakin modern. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya program bantu belajar untuk anak-anak. Oleh karena itu perlu diketahui penerimaan teknologi tersebut dalam masyarakat, terutama dalam proses belajar mengajar. Model yang digunakan untuk mengetahui tingkat penerimaan teknologi tersebut adalah Tecnology Acceptance Model(TAM). Dalam penelitian yang dilakukan akan diteliti faktor-faktor yang diduga mempengaruhi penggunaan teknologi program bantu belajar bahasa inggris. Faktor-faktor tersebut antara lain, persepsi kemudahan penggunaan, kualitas sistem,  niat untuk menggunakan, sikap terhadap penggunaan,  kepuasan pengguna. Metode pengolahan data yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) yang menggunakan software AMOS 18.0.

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Chun, J. L.-S. 2003. Technologi Acceptance Model For Wireless Internet. Internet Research ABI/INFORM Global.

Davis, F. 1989. Perceived Usefullness, Perceived Ease Of Use, And User Acceptance Of Information Technology. Management Information Systems Research Center, University of Minnesota.

Davis, F. 1993. User Acceptance of Information Technology: System characteristics, User Perception, And behavioral Impacts. International Journal Man-Machine(studies).

Ghozali, I. 2011. Model Persamaan Struktural Konsep dan Aplikasi Dengan Program AMOS 19.0. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F. 2006. Multivariate Data Analysis (6th ed). New Jersey: Prentice Hall.

Jogiyanto, H. 2007. Sistem Informasi Keperilakuan. Yogyakarta: Andi.

Santoso, S. 2007. Structural equation Modelling (SEM) Konsep dan Aplikasi dengan AMOS 18. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Sidik. 2011. Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Kepercayaan dan Niat Pelangga Untuk Melakukan Transaksi E-Commerce. Proceeding Seminar Nasional Inovasi & Teknologi 2011 “Kreatifitas & Inovasi dalam Mendukung Peningkatan Jiwa Kewirausahaan.

Suyanto, M. 2005 Pengantar Teknologi Informasi untuk Bisnis. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Widodo, P. P. 2007. Seri Metode Kuantitatif Statistika: Analisis Multivariate Modul 11a Aplikasi SEM: Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.31294/evolusi.v2i2.646

DOI (PDF (English)): https://doi.org/10.31294/evolusi.v2i2.646.g537

Dipublikasikan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Kampus Kabupaten Banyumas

Jalan HR. Bunyamin 106, Pabuaran, Purwokerto Utara, Sumampir Wetan, Pabuaran, Kec. Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53124, Telp. (0281) 642848
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License