Penerapan Pencatatan dan Laporan Akuntansi Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM)

Ade Sri Mulyani, Ety Nurhayaty, Kasmanto Miharja

Sari


Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu penggerak perekonomian, walaupun mempunyai kontribusi yang besar, kenyataan menunjukan bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masih belum dapat mewujudkan kemampuannya secara maksimal, dikarenakan masih kurangnya pengetahuan dari para pelaku usaha dalam melakukan penerapan akuntansi dalam mengelola hasil usaha, jika akuntansi dilakukan secara baik, maka para pelaku usaha dapat mengambil keputusan dalam menjalankan usaha sesuai dengan data yang akurat, bukan berdasarkan pengalaman dan ingatan saja. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dengan kuisioner dan wawancara langsung dengan responden. Penelitian ini menggunakan teknik analisis dekriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) masih belum banyak yang  menerapkan akuntansi sesuai dengan siklus akuntansi, para pelaku usaha baru melakukan tahap awal dari akuntansi seperti mengumpulkan bukti transaksi dan mencatat transaksi yang terjadi. Kendala yang dihadapi oleh para pelaku usaha adalah masih kurangnnya pengetahuan dan kesadaran  yang dimiliki para pelaku usaha untuk melakukan pencatatan dan pelaporan akuntansi, para pelaku usaha beranggapan bahwa hanya dengan melakukan pengumpulan bukti transaksi dan pencatatan transaksi yang terjadi mereka sudah dapat menentukan laba, tanpa perlu membuat laporan keuangan, karena menurut para pelaku usaha membuat laporan keuangan memerlukan biaya yang cukup bear dan waktu yang lama.        


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31294/jabdimas.v2i2.5818

DOI (PDF): https://doi.org/10.31294/jabdimas.v2i2.5818.g3366

    
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional
               Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika