Pengembangan Ecopreneur pada Ibu-Ibu PKK di Perumahan Mustika Karang Satria Melalui Pelatihan Budidaya Tanaman Sayur Hias Organik

yohamintin yohamintin

Sari


Terkait dengan permasalahan lingkungan, maka pelatihan kewirausahaan berbasis lingkungan (eco-preneur) perlu diberikan kepada semua lapisan masyarakat termasuk Ibu-ibu PKK di Perumahan Mustika Karang Satria Tambun Utara. Dengan budidaya vertikultur yang melibatkan Ibu-ibu PKK di Perumahan Mustika Karang Satria Tambun Utara, selain berdampak langsung bagi penghijauan di lingkungan perumahan, juga dapat menjadi sarana kewirausahaan berbasis lingkungan. Pengembangan eco-preneur pada kegiatan pengabdian ini akan dilaksanakan di salah satu lembaga PKK Ibu di Perumahan Mustika Karang Satria Tambun Utara.

 

Alasan dipilihnya lembaga PKK ibu di lingkungan ini adalah berdasarkan survei, lokasi perumahan berada di kawasan padat penghuni dan mempunyai lahan yang sempit. Keterbatasan lahan berakibat minimnya penghijauan di lingkungan perumahan. Padahal sumber daya manusia (Ibu-ibu PKK) di lingkungan perumahan memiliki potensi untuk pengembangan diri cukup yang besar sebagai agen wirausaha, khususnya eco-preneur. Akan tetapi mereka kurang memiliki pengetahuan serta tidak adanya pelatihan yang mendorong mereka untuk pengembangan diri. Oleh karena itu, lingkungan ini memerlukan bantuan pemecahan persoalan dalam menyediakan media pelatihan eco-preneur;

 

Metode kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini menggunakan metode ceramah, pelatihan  dan  teknik penanaman vertikultur organik serta pengemasan (packaging) produk khususnya untuk tanaman sayur hias organik, yang dipraktekan oleh narasumber serta sesi tanya jawab.

 

Pelatihan ini melibatkan dosen Fakultas Ilmu Pendidikan yang bekerjasama dengan lembaga PKK Ibu di Perumahan Mustika Karang Satria Tambun Utara. Kegiatan pengabdian masyarakat dijadwalkan pada bulan Maret 2018 dan dilaksanakan pada hari/tanggal Senin, 07 Mei 2018, pukul 09.00-17.00 WIB bertempat di Lingkungan Perumahan Mustika Karang Satria Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andrew E. Sikula. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Erlangga. Bandung

-----------------------------------

Desiliyarni T., Y. Astuti. F. Fauzi dan J.Endah. 2003. Vertikultur : Teknik Bertanam di Lahan Sempit. Jakarta : Agromedia.

-----------------------------------------

Gapoktan. 2009. Pengendalian Hama dan Penyakit dengan Pestisida Nabati. https://gapoktantanimaju.blogspot.com/2009/01/pestisida-nabati.html Diakses 23 Januari 2019.

---------------------------------------------

Harefa, Andrias. 2009. Membangkitkan Roh Profesionalisme. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

-------------------------------------------

Herlan Sutisna. 2018. Pemanfaatan Jaringan Internet Sehat Bagi Petani Untuk Kemajuan Ekonomi Desa Sukaharja. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BSI: Vol. 1 No. 3 Agustus 2018, Hal. 406-415

-------------------------------------------------

Kartajaya, Hermawan. 2006. On Process, Seri 9 elemen marketing. Bandung: Mizan

-----------------------------------------------------

Muhammad, Safak. 2006. Cara mudah orang gajian menjadi entrepreneur. Jakarta: Media sukses: cetakan ketiga

----------------------------------------------------------

Nirwana V.M., I.R. Sastrahidayat, dan A. Muhibuddin. 2013. Pengaruh Populasi Tanaman Terhadap Hama dan Penyakit Tanaman Tomat yang Dibudidayakan Secara Vertikultur. HPT, 1(4): 67-79.

------------------------------------------------------------

Samsudin. 2008. Pengendalian Hama dengan Insektisida Botani. Lembaga Pertanian Sehat. www.pertaniansehat.or.id. Diakses 29 September 2018




DOI: https://doi.org/10.31294/jabdimas.v2i1.4987

DOI (PDF): https://doi.org/10.31294/jabdimas.v2i1.4987.g2938

    
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional
               Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika