Membangun Kemampuan Presentasi Bisnis Sebagai Upaya Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah

Sri Dewi Setiawati, Veny Purba, Maya Retnasari, Diny Fitriawati, Ferdianndus Ngare

Sari


Tujuan pengabdian masyarakat ini dilakukan adalah untuk memberikan pemahaman pada pelaku UMKM tentang penting peran komunikasi dalam mengembangkan bisnis mereka. Berbagai permasalahan permodalam muncul hanya karena kurangnya kemampuan komunikasi pelaku UMKM terutama dalam melakukan presentasi bisnis. Presentasi bisnis sangat penting dalam membantu mengembang usaha. Karena melalui presentasi bisnsi kita dapat menjaring para investor. Permaslahan yang sering timbul adalah kurangnya kemampuan presentasi bisnis membuat para pelaku UMKM mengambil jalan pintas untuk mendapatkan modal, melalui lintah darat. Kehadiran lintah darat bukan lah suatu solusi melainkan jalan menuju jurang yang membuat bisnis mereka hancur karena lilitan bunga hutang. Pada saat inilah kemampuan berkomunikasi diperlukan, terutama dalam melakukan presentasi bisnis untuk dapat memaparkan bisnis mereka dan menarik minat investor. Hal inilah yang mendorong perlunya pelatihan bagi para pelaku UMKM. pelatihan ini diberikan dalam bentuk pengabdian masyarakat sebagai betuk kerjasama dan kewajiban sebagai akademisi. Metode yang digunkan dalah deskriptif, agar dapat mendeskripsikan setiap tahapan dalam melakukan pelatihan. pelatihan ini dilakukan untuk menimbulkan dampak secara kognitif dan afektif. Hal ini dianggap efektif untuk memberikan pemahaman tentang presentasi bisnis dan membuat mereka meniru untuk melakukan presentasi bisnis dalam menjaring investor. Melalui pelatihan ini diharapkan kedepannya lebih banyak pelaku UMKM yang menyadari pentingnya peran komunikasi dalam pengembangan bisnsi mereka. Serta presentasi bisnis menjadi kemampuan yang wajib dimiliki oleh seornag pelaku UMKM.

Kata Kunci: presentasi, komunikasi, bisnis


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Purwanto Djoko. (2003). Komunikasi Bisnis. Jakarta

Suprapto Tommy. (2009). Pengantar Teori dan Manajemen Komunikasi.Yogyakarta.

Carson, D. J. (1985). European Journal of Marketing. European Journal of Marketing, 19(11), 7–16. https://doi.org/10.1108/03090561111095685

Chrismardani, Y., Jurusan, D., Fakultas, M., Dan, E., Universitas, B., Madura, T., … Madura, K. (2014). Komunikasi Pemasaran Terpadu : Implementasi Untuk Umkm. Jurnal NeO-Bis, 8(2), 176–189.

Gronroos, C. (1997). From marketing mix to relationship marketing--towards a paradigm shift in marketing. Management Decision, 35(3/4), 322. https://doi.org/doi.org/10.1108/00251749410054774

Indarti, I., & Anton. (2014). Tantangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam Menghadapi ASEAN Economic Communtiy 2015. 3rd Economics Business Reasearch Festival, 3(November 2014), 1013–1028.

Isnaini, S. (2009). Implementasi Komunikasi Pemasaran Terpadu sebagai Penyampai Pesan Promosi Usaha Kecil Menengah ( UKM ) di Indonesia. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, 22(4), 324–332.

M. R. Roosdhani, P. A. Wibowo, and A. Widiastuti. (2012). “Informasi Dan Komunikasi Pada Usaha Kecil,.” J. Din. Ekon. Bisnis, 9, 89–104,.

Tedjasuksmana, B. (2014). Potret Umkm Indonesia Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015. The 7th NCFB and Doctoral Colloquium 2014 Towards a New Indonesia Business Architecture Business And Economic Transformation Towards AEC 2015, 189–202.

Trimarjono, A. (2015). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi ( Studi Kasus Pada Ukm Di Wilayah Surabaya ), 141–154.

Wahyudi. (2009). Analisis Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Informasi Akuntansi pada Usaha Kesil dan Menengah (UKM) di Yogyakarta. Tesis, 16.




DOI: https://doi.org/10.31294/jabdimas.v1i2.3896

DOI (PDF): https://doi.org/10.31294/jabdimas.v1i2.3896.g2489

    
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional
               Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika